Ini Pertimbangan Menyiapkan Dana Pensiun Mandiri

Menghadapi masa pensiun mungkin bagi sebagian orang adalah masa yang agak sulit, apalagi tidak memiliki persiapan untuk pensiun, khususnya yang terkait dengan cadangan uang pensiun. Sehingga mereka menggantungkan kebutuhan hidupnya pada anak-anaknya karena tidak lagi memiliki penghasilan. Satu cara yang bisa dilakukan adalah menyiapkan dana pensiun sedini mungkin. Nah, pemerintah, melalui BPJS Ketenagakerjaan telah menyelenggarakan program dana pensiun bagi para pekerja formal.

Oleh karena itu, anda sebaiknya mengikuti arahan pemerintah tersebut, agar nanti di masa tua, anda punya secercah harapan menjalani masa-masa pensiun anda.

pensiunJika anda telah mengikuti program jaminan hari tua, anda akan sedikit merasa tenang, dan mungkin berpikir bahwa anda tidak perlu lagi menyisihkan dana untuk bekal di usia tua. Tapi, tunggu dulu! Anda harus menghitung ulang kebutuhan hidup anda di masa pensiun. Jika ternyata jumlah dana pensiun yang akan anda peroleh masih dirasa kurang mencukupi, maka sebaiknya anda mempersiapkan tabungan ekstra atau dana pensiun mandiri.

Dalam memutuskan perlu tidaknya anda menyiapkan dana tabungan di masa pensiun, langkah pertama yang dilakukan adalah mencari tahu tentang berapa jumlah dana pensiun yang akan anda peroleh. Informasi ini bisa anda dapatkan melalui kepala bagian SDM di kantor anda, atau pada bagian informasi tempat anda mengikuti program asuransi pensiun tersebut. Setelah itu, anda wajib membandingkan jumlah dana pensiun dengan estimasi biaya kebutuhan anda saat menjalani masa pensiun. Rata-rata jumlah pengeluaran yang dibutuhkan ketika hari tua adalah setidaknya 50%-75% dari pengeluaran saat ini. Proyeksi kebutuhan tersebut didasarkan pada anggapan bahwa anda tidak lagi menanggung biaya kebutuhan anak-anak anda karena mereka sudah dewasa, dan anda juga sudah memiliki asuransi kesehatan untuk biaya tanggungan berobat ketika anda sakit. Selain itu, yang patut juga dipertimbangkan dalam hitung hitungan tersebut adalah faktor inflasi, bunga investasi, dan jangka waktu yang tersisa sebelum anda pensiun.
Nah, jika setelah melakukan perbandingan antara jumlah perolehan dana pensiun dengan estimasi biaya hidup di masa tua ternyata selisihnya negatif, maka anda perlu menyiapkan dana pensiun secara pribadi.

Pilihan dalam mendapatkan instrumen investasi untuk dana pensiun mandiri dapat anda lakukan melalui salah satu lembaga perusahaan asuransi atau bank yang menyediakan program investasi pensiun perorangan, atau yang dikenal dengan (Dana Pensiun Lembaga Keuangan atau DPLK). Namun, jika anda berjiwa bisnis dan berharap bisa mendapatkan hasil yang lebih, maka alternatif lainnya adalah melakukan investasi sendiri, misalnya di reksa dana, saham, obligasi, atau pun membeli properti (rumah/tanah) di kawasan yang prospektif lewat kredit bank atau KPR dengan penyesuaian jangka waktu dengan usia pensiun. Nanti, setelah menjelang pensiun, diharapkan nilai jual properti tersebut akan berlipat-lipat sehingga mampu menutupi estimasi biaya hidup anda di masa lanjut usia.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait