6 Syarat Mendapatkan Kredit Subsidi Rumah Pemerintah

Pemerintah Jokowi - JK pada tahun ini memiliki program unggulan yakni sejuta rumah untuk masyarakat yang memiliki penghasilan rendah. Pada tahun ini, pemerintah berencana membangun sekitar 603.516 unit rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan sekitar 396.484 unit untuk masyarakat yang tidak termasuk MBR. Bagi warga miskin, tentu program sejuta rumah ini merupakan hal yang menguntungkan, karena dapat melakukan cicilan rumah dengan kredit terjangkau. 

Selain itu, KPR FLPP atau Kredit Pemilikan Rumah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan juga akan diberikan bagi masyarakat yang tergolong MBR, baik yang berpenghasilan tetap maupun tidak tetap.

kredit rumah pemerintahMereka yang ingin mendapatkan bantuan kredit rumah ini akan mendapatkan beberapa kemudahan dari pemerintah, misalnya bantuan uang muka Rp 4 juta/bulan, membayar uang muka hanya 1 persen dari harga rumah, bunga cicilan hanya 5 persen per bulan, serta masa kredit yang lebih lama, dimana sebelumnya 15 tahun, kini menjadi 20 tahun. Ada beberapa persyaratan yang wajib terpenuhi untuk mendapatkan bantuan program pemerintah ini. Mereka yang berpenghasilan di atas 7 juta rupiah per bulan tidak berhak memperoleh bantuan ini. Selain itu, masyarakat yang ingin menerima bantuan program sejuta rumah ini harus memenuhi 5 syarat berikut, yakni:

1. Belum Pernah Memiliki Rumah
Anda yang tinggal di rumah kontrakan dapat menjadi bagian dari program ini. Sementara mereka yang sudah memiliki rumah sendiri, tidak berhak memperoleh bantuan sejuta rumah ini, karena tujuan utama dari program ini adalah hanya untuk memberi bantuan bagi masyarakat yang sama sekali tidak memiliki rumah. Dikhawatirkan jika salah sasaran, maka bantuan rumah tersebut akan dijadikan media bisnis (dijual kembali atau disewakan).

2. Belum Pernah Menerima Bantuan Sejenis dari Pemerintah
Jika anda pernah menerima bantuan sejenis, misal Rusunami, maka anda tidak berhak ikut program sejuta rumah ini, karena hal ini merupakan salah satu syarat menerima KPR FLPP. Hal ini bertujuan agar bantuan pemerintah dapat merata dirasakan oleh semua orang yang memang belum memiliki rumah.

3. Berstatus sebagai Karyawan Tetap
Syarat ke lima yang wajib terpenuhi adalah berstatus sebagai pegawai tetap di sebuah perusahaan. Hal ini hampir sama dengan pengajuan semua jenis KPR, yang bertujuan agar pihak pemberi kredit (bank) memiliki keyakinan terhadap pemohon yang akan mampu melunasi kewajibannya membayar cicilan KPR.

4. Memiliki Penghasilan Maksimal 7 Juta per Bulan
Orang yang memiliki penghasilan atau gaji bulanan tetap maksimal 7 juta per bulan dalam pekerjaan formal dapat mengajukan diri sebagai pemohon. Mereka yang ingin mengajukan kredit rumah tampak harus memiliki penghasilan maksimal 4 juta/bulan. Sementara bagi yang mau tinggal di rumah susun, jumlah pendapatan per bulannya maksimal 7 juta rupiah.

5. Memiliki NPWP
Dalam setiap tata administrasi keuangan, seperti pengajuan kredit, gaji, jual beli, dan pajak, warga negara yang telah memenuhi persyaratan wajib memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak. Anda yang ingin mengajukan kredit rumah bantuan pemerintah juga wajib melampirkan foto copy NPWP. Nomor ini dapat anda peroleh di Kantor Pajak di wilayah kabupaten/kota setempat dengan proses yang mudah, gratis, dan cepat.

6. Rumah Wajib Ditempati Sendiri
Bantuan pemerintah ini dilarang keras disalahgunakan. Oleh karena itu, para pemohon KPR FLPP wajib menghuni rumah subsidi tersebut untuk pribadi, bukan untuk sanak family, tidak dihuni, apalagi dikontrakkan. Namun hal ini dapat anda lakukan setelah 5 tahun berjalan untuk rumah tapak atau 20 tahun untuk rumah susun.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait