Sukses Menggeluti Bisnis Lukisan Kata-kata (Vintage)

Memiliki keahlian harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar bisa bermanfaat bagi banyak orang, termasuk juga untuk menghasilkan uang. Hal inilah yang dilakukan oleh Roy Christian yang memiliki kemampuan dalam bidang seni lukis dan berjiwa kreatif. Melalui media promosi internet, bisnis seni yang dijalankannya berhasil tumbuh dan berkembang hingga berhasil menyasar pasar internasional.

Roy Christian mengawali bisnisnya di pulau Dewata Bali dengan usaha penjualan souvenir. Kemudian kreativitas bisnisnya melahirkan usaha pembuatan lukisan kata-kata atau vintage. Usahanya tersebut berhasil meraih pangsa pasar ekspor, terutama ke kawasan Eropa. Selain itu, produknya juga banyak dibeli oleh orang-orang di Amerika Serikat, Afrika, dan Korea Selatan.

lukisan kata vintage
Melalui jiwa seninya, Roy mampu mengubah hal sederhana menjadi suatu produk kesenian yang bernilai jual tinggi. Harga yang ditawarkan cukup bervariasi, mulai dari Rp 20.000 hingga ada produk yang dijual dengan harga 5 jutaan rupiah per item. Dengan variasi harga ini, konsumen memiliki aneka pilihan sesuai dengan budgetnya. Tak heran, bisnis usaha lukisan kata-kata milik Roy yang bernama Baliluna tersebut mampu meraih omset yang cukup besar tiap bulannya dengan mempekerjakan sekitar 60 orang karyawan. Rata-rata dalam satu bulan, ia bisa mengekspor sekitar 3 kontainer produk vintage.

Salah satu faktor kesuksesan bisnis Roy adalah gencar melakukan promosi dan pemasaran online, sehingga jangkauan konsumennya berada di berbagai belahan penjuru dunia. Roy mengaku bahwa usaha yang dijalankannya tersebut tak selalu berjalan mulus. Berbagai kendala pernah ia alami, seperti pernah ditipu hingga juga merasakan sepinya order (pesanan) akibat krisis Eropa di tahun 2008 lalu. Untuk mengatasi lesunya pesanan luar negeri, Roy mulai menargetkan pangsa pasar dalam negeri, sehingga saat ini porsi pasarnya adalah 40% market luar dan 60% pasar dalam negeri. 

Seperti yang dikutip dari DetikFinance, kunci utama dalam menggeluti bisnis ini menurut Roy adalah berani mencoba, kreatif, berani mengambil risiko, dan juga berani menghasilkan sesuatu yang berbeda. Seperti kata bule (tourist), "Kalau dia jual itu, saya nggak mau jual yang sama."

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait