Mengajukan Permohonan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba

Salah satu izin yang wajib dimiliki oleh pelaku usaha waralaba, baik itu franchisor maupun franchisee, adalah Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW). Surat Tanda Pendaftaran Waralaba adalah sebuah bukti pendaftaran perjanjian atau pendaftaran prospektus yang ditujukan atau diberikan kepada para pemilik waralaba (franchisor) dan juga mitra penerima waralaba (franchisee).

STPW ini diberikan jika franchisor ataupun franchisee telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh peraturan menteri. Mereka yang memiliki usaha waralaba (franchisor) wajib mendaftarkan prospektus penawaran waralabanya. Demikian pula bagi yang menjadi mitra pada suatu bisnis waralaba wajib mendaftarkan perjanjian bisnis waralabanya agar memperoleh STPW.

stpw surat tanda pendaftaran waralaba
Surat Tanda Pendaftaran Waralaba memiliki masa berlaku 5 tahun. Setelah masa izin selesai, dapat diperpanjang lagi untuk jangka waktu yang sama. Jika tidak diperpanjang, maka STPW tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi. Selain itu, Surat Tanda Pendaftaran Waralaba juga dinyatakan tidak berlaku jika perjanjian franchise berakhir, dan jika pihak franchisor ataupun franchisee telah menghentikan bisnisnya.

Untuk mendapatkan STPW tersebut, ada beberapa dokumen yang wajib dilampirkan dalam berkas permohonan, antara lain:

A. Permohonan baru STPW untuk Franchisee (Mitra Penerima Waralaba)
1. Fotocopy KTP pemilik atau penanggung jawab perusahaan
2. Fotocopy akta pendirian perusahaan
3. Fotocopy surat izin usaha
4. Fotocopy tanda bukti pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual
5. Fotocopy perjanjian franchise
6. Fotocopy prospektus penawaran franchise dari franchisor (pemilik waralaba)
7. Fotocopy STPW franchisor

B. Permohonan baru STPW untuk Franchisor (Pemberi Waralaba)
1. Fotocopy KTP pemilik atau penanggung jawab perusahaan
2. Fotocopy surat izin usaha
3. Fotocopy tanda bukti pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual
4. Fotocopy perjanjian franchise
5. Fotocopy prospektus penawaran franchise 
6. Komposisi barang atau produk yang diwaralabakan.
7. Komposisi penggunaan tenaga kerja

C. Permohonan Perpanjangan STPW
1. Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) asli
2. Dokumen lainnya jika mengalami perubahan data
3. Laporan penggunaan produk dalam negeri.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait