Membuka Usaha Kolam Renang dan Pusat Pemandian

Di beberapa daerah saat ini telah banyak tumbuh bisnis kolam renang ataupun kolam pemandian. Seperti yang kita ketahui bersama, bisnis penyediaan kolam renang tersebut banyak dilakoni oleh para pengusaha yang memiliki modal besar. Namun ternyata, beberapa pelaku usaha kecil menengah ataupun gabungannya juga telah melirik peluang usaha kolam renang tersebut.

Jika kita cermati lebih dalam lagi, sebenarnya banyak hal yang menarik dari usaha kolam renang tersebut, meskipun tak banyak yang melirik bisnis penyewaan tempat pemandian ini. Mengapa hal ini bisa terjadi? Mungkin salah satu faktor penyebabnya adalah wawasan atau pengetahuan tentang seluk beluk usaha ini masih belum banyak diketahui. Selain itu, banyak orang yang mengangggap bahwa usaha penyediaan pusat kolam renang tersebut memerlukan biaya yang besar, walaupun sejatinya boleh dibilang relatif. Membuka usaha pusat kolam renang ataupun pemandian memiliki beberapa keunggulan diantaranya:

1. Biaya Operasional yang Tidak Terlalu Tinggi
Dari segi estimasi biaya operasional, biaya yang diperlukan boleh dibilang tidak mahal. Biaya perawatannya juga tidak terlalu tinggi karena dapat dianggap sebagai salah satu bisnis jasa murni, sama seperti hotel, salon, tukang cukur, penyewaan lapangan bulutangkis, lapangan futsal, dan sejenisnya.

Baca juga: Desain kolam renang unik seperti pelangi

2. Tidak Memerlukan Banyak Tenaga Terampil
kolam renang
Dalam menjalankan usaha penyediaan pusat pemandian ataupun kolam renang ini, anda tidak akan terlalu banyak membutuhkan orang ataupun tenaga ahli untuk operasional bisnis ini karena hampir semua orang bisa dibebani tugas dalam menjalankannya. Selain itu, dengan sedikit pelatihan saja, karyawan anda akan bisa melakoni tugasnya sesuai dengan tanggung jawabnya, misalnya petugas kebersihan kolam, penjaga kolam (safe guard), dan pada bagian tiket.

3. Aset Bisnisnya Terbilang Utuh
Pada dasarnya usaha kolam renang maupun pusat pemandian tak ubahnya seperti usaha jasa penyewaan properti, misalnya rumah kost, gudang, tanah, ruko, dan sejenisnya. Properti yang kita miliki adalah berupa kolam renang. Mengingat bahwa kolam renang yang kita miliki tersebut merupakan sebuah properti yang kita sewakan dan selalu kita rawat, maka properti ini boleh dikatakan tetap utuh atau tidak berkurang. Jadi nilai investasi yang kita miliki pada kolam renang ini akan relatif sama dan bahkan nilainya bisa berkembang beberapa kali lipat seiring naiknya harga tanah atau pun properti di daerah kita. Seandainya nasib baik tidak memihak pada bisnis kolam renang yang kita buka, kita tidak akan terkena kerugian yang besar karena properti kolam renang itu masih bisa kita jual dengan harga paling rendah sama nilainya saat kita membelinya dahulu. Namun biasanya, setahun ataupun dua tahun berlalu nilai properti itu akan selalu meningkat harganya.

4. Biaya Marketing yang Rendah
Salah satu beban biaya yang ditanggung oleh sebuah perusahaan ataupun suatu usaha adalah pengeluaran untuk kegiatan marketing atau pemasaran. Aktivitas memasarkan ataupun mempromosikan tempat usaha kolam renang memang harus dilakukan agar dikenal banyak orang. Namun hal ini tentu biayanya tidak akan sebesar usaha penjualan produk atau barang. Saat beberapa orang telah mengetahui suatu pusat pemandian ataupun kolam renang, mereka secara tidak langsung akan menjadi agen pemasaran atau agen periklanan yang gratis dengan metode dari mulut ke mulut. Saat kita telah memiliki pusat kolam renang dengan fasilitas yang cukup lengkap serta lokasi yang terjangkau dan mudah diakses, maka akan banyak yang datang berkunjung ke kolam renang kita, apalagi aktivitas berenang bukanlah olahraga musiman dan semua usia baik muda maupun tua juga akan tertarik dan membutuhkan tempat semacam ini. Selain itu, dengan menjalin kerjasama dengan suatu lembaga seperti sekolah ataupun organisasi keolahragaan, kita akan dengan mudah mendapatkan konsumen dari berbagai kalangan.

5. Turut Menyumbang Lapangan Kerja bagi Sekitar
usaha kolam renang
Hadirnya pusat kolam renang di suatu kawasan ternyata bisa memunculkan aneka peluang usaha lainnya, misalnya jasa parkir, kantin, penyewaan alat olahraga, penyewaan handuk, dan sebagainya. Jadi selain merekrut karyawan untuk tenaga operasional kolam renang, kehadiran pusat kolam renang atau pun pusat pemandian juga turut menyumbangkan lapangan kerja baru bagi warga sekitar, atau jika kita jeli, kita bisa memanfaatkan semua itu sehingga menjadi satu kesatuan dalam bisnis kita.

Apa saja fasilitas yang mesti kita bangun?
Jika modal kita mencukupi maka kolam renang harus dibangun untuk beberapa bagian, misalnya ada kolam renang utama, kolam renang khusus anak-anak, dan bisa pula membuat kolam renang khusus wanita untuk mengakomodir kaum hawa yang tidak ingin atau malu auratnya dilihat oleh pria.

Dalam pendukung aktivitas berenang bagi para pengunjung, ada fasilitas - fasilitas pendukung lainnya yang harus disediakan misalnya kamar ganti, kamar mandi, kamar bilas, ruang tunggu, tempat penyewaan ban dan peralatan lainnya, loket tiket, kantin, loker penitipan barang, WiFi, dan termasuk beberapa fasilitas permainan yang menarik bagi para pengunjung. Dalam pemilihan fasilitas yang akan dibangun tersebut, upayakan untuk memilih yang paling bermanfaat dan menjadi prioritas bagi para pengunjung.

Satu hal yang penting dalam usaha penyediaan kolam renang untuk khalayak umum adalah dengan mengajukan izin usaha terlebih dahulu ke lembaga yang berwenang, sehingga nantinya usaha kita berjalan lancar dan tidak ilegal. Beberapa izin yang perlu diurus, misalnya izin penggunaan air tanah, ijin usaha, dan termasuk membayar retribusi yang ditentukan oleh peraturan pemerintah daerah setempat.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait