Kiat Sukses Mengembangkan Jaringan Bisnis Waralaba

Semua pebisnis termasuk pelaku bisnis waralaba tentu menginginkan agar bisnis yang dijalankan yang menjadi besar dan juga berkembang dengan cepat. Untuk menggapai hal tersebut, harus dilakukan berbagai cara seperti menciptakan sebuah inovasi baru hingga dengan melakukan perluasan usaha atau membuka cabang baru di berbagai tempat yang potensial. 

Ya, bisnis dengan konsep waralaba merupakan salah satu model bisnis yang sering dipertimbangkan bagi para pelaku usaha karena bisa memberikan kesempatan yang lebih besar dalam mengembangkan dan memperluas jaringan usahanya secara lebih cepat dan tidak terlalu membutuhkan banyak modal. Tak heran jika saat ini banyak pelaku bisnis waralaba atau franchisor yang secara gencar melakukan berbagai macam promo bisnis baik online maupun offline agar mampu menumbuhkan jaringan bisnisnya. Dengan pengembangan bisnis tersebut maka diharapkan tingkat penjualan bagi produknya bisa terdongkrak dengan cepat dan lebih besar. Nah pada postingan kali ini, disajikan beberapa tips mengenai cara mengembangkan bisnis waralaba sehingga apa yang menjadi harapan anda dapat terwujud .

1. Buatlah Konsep dan Rencana Bisnis yang Jelas 
waralabaSebagai seorang franchise langkah pertama yang wajib dilakukan dalam upaya mengembangkan sistem bisnis waralabanya adalah dengan membuat konsep master plan bisnis yang bagus dan jelas. Kejelasan konsep dan rencana bisnis yang Anda bangun akan menjadi gambaran awal bagi para calon franchisee yang ingin bergabung ke dalam bisnis anda. Selain itu, sebagai bisnis waralaba yang baru kejelasan konsep dan rencana bisnis yang anda susun akan menjadi deskriptor yang cukup dalam memahami target dan tujuan bisnis yang diharapkan. Para calon mitra pun akan berpeluang lebih tertarik dalam bergabung ke dalam bisnis anda.

2. Lebih Selektif dalam Menerima Franchisee
Memiliki jumlah mitra yang banyak adalah misi utama bagi setiap pemilik waralaba. Namun, tujuan utama tersebut tidak harus mengorbankan standardisasi bisnis anda. Oleh karena itu, salah satu aspek penting yang harus dilakukan secara cermat adalah tahap merekrut franchisee. Upayakan selalu merekrut mitra waralaba dengan tidak tergesa-gesa, hanya karena mengejar target perluasan jaringan bisnis waralaba anda. Lihatlah lebih dahulu rekam jejak calon franchisee, baik dari track record bisnisnya, finansialnya, hingga juga history hukumnya. Franchisee adalah ujung tombak bisnis anda di masa yang akan datang, karena jika asal-asalan dalam menerima calon mitra dapat menjadi boomerang terhadap bisnsi anda.

3. Terapkan Pelatihan yang Memadai
Dalam upaya pengembangan bisnis waralaba, pelatihan yang solid amat perlu dilakukan agar kedua belah pihak memperoleh keuntungan. Pelatihan ini bertujuan agar para mitra beserta karyawannya memahami tentang standardisasi dan komponen dasar yang dibutuhkan dalam menjalankan operasional bisnis waralaba. Beberapa poin penting yang sering dijadikan bahan pelatihan dan pembekalan, di antaranya mengenai proses produksi dan operasional, strategi marketing, konsep manajemen bisnis, dan juga kiat-kiat sukses.

4. Lakukan Controlling Secara Seksama dan Ketat
Sebagai seorang pemberi waralaba, kontrol kepada franchisee merupakan bagian yang cukup penting dalam menjaga performa brand dan bisnis anda. Dalam controlling ini, prioritas utama yang perlu diperhatikan adalah kualitas produk. Jangan sampai antara franchisee yang satu dengan lainnya terjadi perbedaan kualitas, baik itu produknya maupun layanan jasanya. Semua harus sama rata, sehingga konsumen merasakan hal yang sama ketika mereka membeli atau menggunakan produk / jasa yang ditawarkan oleh usaha anda. Jika tidak, maka image brand produk anda akan terganggu di mata para konsumen. Oleh karena itu, penting sekali melakukan pelatihan yang efektif sebelum para franchisee melakukan launching bisnisnya.

5. Penyiapan Dokumen dari Sistem Waralaba Anda
Agar usaha pengembangan jaringan bisnis waralaba anda berjalan lebih efektif, maka dokumen-dokumen yang terkait harus disiapkan sedini mungkin, seperti brosur iklan, SOP, dokumen perizinan, dan sejenisnya. Jika memungkinkan, anda juga sebaiknya memkiat bantu calon franchisee dalam penyiapan dokumen-dokumen yang mereka perlukan, sehingga mereka bisa lebih fokus dalam membangun usahanya.

Demikianlah tips singkat untuk para pelaku usaha waralaba (franchisor) yang ingin melebarkan sayap bisnisnya. Nah, hal penting yang perlu dipahami adalah bahwa bisnis waralaba tidak hanya berfokus pada pemasaran produk atau jasa semata, tetapi juga menjual sistem yang kelak menjadi sumber penghasilan yang melimpah.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait