Bisnis Kuliner Unik, Kue Pot Bunga

Perkembangan bisnis kuliner memang tak ada habisnya. Jatuh bangun sering terjadi pada pelaku usaha, ada yang gagal tapi ada juga yang sukses. Salah satu kisah sukses membangun bisnis kuliner adalah Novita yang merupakan seorang pelaku bisnis kue pot bunga. Novita cukup menjalankan usahanya dari rumah di Jatiasih, Jawa Barat. Meski tak memiliki gerai atau toko, para pelanggan tetap berdatangan ke rumah produksinya.

Ibu dua anak ini telah memulai usahanya sejak tahun 2005. Dalam menjalankan bisnis tersebut, ia dibantu oleh asistennya untuk membuat aneka kue cantik. Memutar roda bisnis selama hampir sembilan tahun pun memang bukanlah perkara yang mudah. Ada berbagai lika-likunya. Namun Novita berhasil menghadapi ragam persoalan yang dihadapi dalam bisnisnya, seperti saat kesulitan mencari tenaga kerja yang terampil dan terlatih.

kue pot bunga
Bagi Anda yang ingin memulai usaha kue pot bunga, Novita membagikan resep dan tipsnya. Bahan - bahan yang diperlukan antara lain: telur, gula, tepung maizena, terigu, pengembang kue, minyak sayur, dan coklat.

Proses pembuatannya tak jauh berbeda dengan kue pada umumnya. Pertama campur semua bahan, kecuali coklat dan minyak sayur. Aaduk semuanya hingga merata dan adonan mengembang. Proses selanjutnya adalah memasukkan coklat ke dalam adonan, kemudian diaduk kembali. Langkah terakhir tambahkan minyak sayur, kemudian panggang adonan di dalam oven yang bersuhu 180 derajat Celcius selama kurang lebih 25 menit.

Nah yang paling menghabiskan waktu itu adalah ketika menghias kue seperti bunga mawar. Lama waktu yang diperlukan bisa mencapai 2 jam. Kue pot bunga kreasi Novita tersebut dijual antara 300 ribu hingga 500 ribu rupiah. Karena tidak memiliki gerai usaha, Novita mengandalkan media sosial untuk memasarkan produknya. Selain dari dalam negeri, pelanggan Novita juga datang dari luar negeri antara lain dari Malaysia dan Jerman. Dalam sehari, Novita rata rata menerima pesanan hingga 5 kue. Omset yang diperolehnya dalam sebulan bisa mencapai 10 juta rupiah.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait