5 Ponsel Terburuk Sepanjang Sejarah

Inovasi teknologi ponsel terus berkembang secara dinamis, bahkan boleh dikatakan lebih pesat dari teknologi di bidang lain. Hal ini tidak terlepas dari perkembangan industri ponsel dan minat pasar yang sangat besar di seluruh dunia. Sehingga kita menyaksikan ribuan model seri ponsel dari berbagai vendor dunia meluncur tiap tahunnya, dan selalu mendapat sambutan dan antusias besar dari konsumen.

Namun, terkadang lompatan teknologi yang cepat dalam dunia mobile juga sering menciptakan sesuatu yang aneh. Bloomberg mencatat ada lima ponsel terburuk sepanjang sejarah. Apa sajakah merek dan seri model ponsel tersebut?

#5. Samsung Galaxy Epic 4G Touch
Ponsel ini dirilis tahun 2011. Ponsel ini memiliki nama yang panjang. Samsung Galaxy Epic 4G Touch beroperasi dengan OS Android, sehingga mampu menyajikan aneka multi media yang apik. Namun sayangnya, daya tahan baterainya hanya separuh dari standar industri.

#4. The Firefly
Ponsel ini dirilis tahun 2005 yang menyasar pada segmen anak-anak (5-12 tahun). Ponsel ini didesain untuk kenyamanan bagi orang tua, agar si anak dapat dengan mudah menghubungi ayah atau ibunya dengan cara yang praktis. Produk The Firefly phone ini lebih banyak hanya meraih kontroversi, salah satunya terkait masalah radiasi terhadap perkembangan otak anak-anak, sehingga produksinya tidak dilanjutkan lagi.

#3. Motorola Pebl
Ponsel ini diperkenalkan pada tahun 2005 dengan bentang layar 1,8 inci. Ponsel ini dilapisi dengan bahan logam mengkilap yang ternyata mudah menarik debu dan kotoran. Ponsel Motorola yang cukup sleek ini akhirnya dihentikan produksinya.

#2. Pantech C300
Ponsel buatan perusahaan asal Korea Selatan ini dirilis tahun 2006. Ukuran bodynya yang mungil dianggap terlalu kecil sebagai handphone, sehingga sulit dioperasikan. Meskipun kecil, ponsel lipat ini juga dibekali dengan kamera VGA. Ponsel ini pun dihentikan produksinya karena tidak mendapat sambutan yang bagus dari konsumen.

#1. Samsung Jitterbug
produk ponsel terburuk di dunia
Ponsel ini diluncurkan tahun 2010. Model ponsel lipat ini menyasar "Baby Boomers" dengan tombol besar. Ponsel ini telah dilengkapi beragam fitur, seperti bluetooth dan juga operator services. Tidak laku di pasaran, ponsel ini tidak dilanjutkan proses produksinya.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait