Wirausaha Mendaur Ulang Helm Bekas

Kejelian memanfaatkan barang-barang bekas yang diubah menjadi produk ekonomis dan estetis, dapat menjadi ladang penghasilan yang cukup lumayan. Seperti yang dilakukan oleh seorang pria di Purworejo yang menyulap helm-helm bekas menjadi produk helm unik dan kreatif. Bertempat di rumahnya di Dusun Krandon, Desa Cangkrep Kidul, Purworejo - Jawa Tengah, Ahmad Asegaf bersama rekannya, Fiskar, mengubah helm-helm bekas menjadi helm baru yang punya nilai jual.

Hampir setiap hari, pemuda 21 tahun ini sibuk mengutak-atik helm bekas yang didapat dari pasar loak dan warga sekitar. Helm-helm bekas tersebut biasanya dibeli dengan harga Rp 5.000 hingga Rp 50.000, tergantung bentuk dan kondisi helm.

helm bekas
Ahmad Asegaf melakukan berbagai cara agar helm-helm bekas tersebut kembali memiliki nilai jual, mulai dari mencuci, menghaluskan, mengecat, hingga memberi aksesoris tambahan yang biasanya diimpor langsung dari Malaysia.
Ahmad Asegaf sudah menggeluti usaha ini sejak dua tahun lalu. Sebagai langkah memenangkan hati konsumen, dalam pengolahan helm bekas, Assegaf dan Fiskar tidak merubah tampilan helm jadul tersebut. Mereka menjaga keaslian bentuk dan hanya mengecat ulang bagian luar serta menambah aksesori seperti kaca, mengganti busa dan memasang tali pengait. Hal ini akan mempertahankan nilai klasik helm-helm cakil tersebut. Dalam menggeluti usaha reparasi limbah tersebut, Ahmad Asegaf menghadapi kendala sulitnya memperoleh bahan baku helm bekas yang makin langka. Selain itu, aksesoris penghias helm juga sulit diperoleh di Indonesia, sehingga harus dipesan dari Malaysia.

Berkat kerja kerasnya, kini mereka mampu menjual sekitar 20 helm per bulan. Harga yang dibandrol bervariasi, mulai dari 250.000 rupiah hingga 700.000 rupiah. Berkat strateginya berjualan secara online, kini helm karya Ahmad Asegaf sudah menjangkau kota-kota besar di Indonesia, bahkan hingga ke Malaysia. Dalam sebulan bisnis helm bekas ini  mampu meraup pendapatan tiga hingga lima juta rupiah.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait