Tips Singkat Bagi Para Pemain Saham Pemula

Saya yakin sebagian besar dari anda pasti sudah mendengar mengenai investasi saham. Namun hanya sedikit yang benar-benar memahami apa investasi saham itu. Misalnya saja dari hal yang paling dasar, bagaimana tata cara membeli atau menjual saham di lantai bursa. Nah sebagai pemula, ada beberapa hal yang patut diperhatikan.

idxPertama, sebelum terjun ke pasar modal, sebagai calon investor harus mendaftarkan diri dulu ke salah satu perusahaan pialang atau broker yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pilihlah broker dengan reputasi baik. Anda dapat mengakses daftar broker di situs www.idx.co.id. Nantinya, ada dua layanan yang dapat dipilih, yakni layanan penuh yang akan dipandu oleh wakil perantara pedagang efek yang bersertifikat, dan layanan lainnya adalah online trading di mana calon investor akan melakukan pembelian dan penjualan saham sendiri melalui internet. 

Kemudian kita masuk ke bagian yang paling penting, yaitu bagaimana memilih saham yang baik untuk berinvestasi. Menurut Jeff Tan yang merupakan Kepala Riset Sinarmas Sekuritas, ada dua cara yang dapat dilakukan dalam memilih saham, yakni secara fundamental dan teknikal. Kali ini, Jeff hanya menguraikan tips memilih saham dari sisi fundamental.

Untuk tips yang pertama, belilah saham yang memiliki fundamental baik, contohnya adalah saham blue chip. Saham blue chip adalah saham yang memiliki nilai yang lebih dibandingkan dengan saham biasa. Ciri-cirinya adalah perusahaan dikenal oleh publik, punya usaha yang jelas, produknya laku di pasaran, tidak banyak hutang, dan manajemennya transparan. Jangan tergiur untuk membeli saham gorengan yang pergerakan harganya tidak jelas sebabnya. "Sebuah saham itu, saya lihat jenis bisnis dari perusahaannya. Saya coba menganalisa perusahaan tersebut, apakah mempunyai prospek yang bagus", terang Jeff Tan yang dikutip dari kontan.co.id. Untuk tips kedua, belajarlah melakukan analisis karena seorang calon investor perlu mengetahui cara analisis saham untuk menentukan keputusan jual atau beli saham. Calon investor bisa menganalisis laporan keuangan dan tren industri industri. Pilihlah industri yang lebih anda senangi.

Untuk tips ke tiga, fokuslah pada jangka panjang. Pasar saham sangat beresiko dalam jangka pendek karena sangat fluktuatif. Sehingga akan lebih aman berinvestasi dalam jangka panjang. Semakin lama berinvestasi, semakin besar pula tingkat keuntungan.

Untuk tips terakhir, lakukan analisis dan review portofolio secara berkala. Bisa setiap tiga bulan sekali, setiap enam bulan, atau sesekali. Jika ada saham yang kurang bagus kinerjanya akibat produk yang gagal di pasaran dan merugi, bisa diganti dengan saham yang lebih baik.

Demikianlah sekilas tips singkat dalam mengawali niat anda berinvestasi di pasar modal. Salam kerja & usaha!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait