Sukses Membuka Usaha Sofa Tanpa Rangka (Bean Bag)

Modernisasi membawa inovasi tersendiri, seperti di bidang desain tempat duduk yang dirancang tak hanya sebatas kursi yang memiliki rangka. Maka lahirlah konsep beanbag atau sofa tanpa rangka yang bisa diduduki secara fleksibel mengikuti lekuk tubuh penggunanya. salah satu perangkat furniture ini kemudian dipilih oleh Sebastian Gary Sangitan (25 tahun) sebagai lahan bisnisnya. 

Berawal dari ketidakpuasan dalam penggunaan produk beanbag luar negeri,  Gary mulai merintis bisnis ini di Indonesia sejak tahun 2012. Lulusan bisnis administrasi Univesitas Atmajaya Jakarta ini memulai bisnis secara perlahan. 

sofa bean bag
sofa bean bag
Dengan modal awal sebesar 10 juta rupiah, Gary membuat berbagai model beanbag. Bahan utamanya adalah butiran styrofoam, kain pelapis, kain penutup dan resleting. Bentuknya beragam, mulai dari klasik, triangle, little manhir, alona, hingga bentuk boomerang. Harganya mulai dari 350.000 rupiah hingga 3,5 juta rupiah untuk model big sofa. Awalnya hanya 10 unit bean bag yang laku terjual per bulan, namun kini setidaknya ada 40 beanbag yang dibeli konsumen setiap bulannya. Pendapatan pengusaha ini pun ada di kisaran 30 juta rupiah per bulan. 

Menyasar konsumen kelas premium, Gary tak khawatir dengan keberadaan kompetitor. "Kita berusaha untuk membuat apa yang orang lain belum buat. Kita punya kualitas tersendiri", ungkap Gary dalam menghadapi persaingan bisnis. Saat Gary memulai bisnis pembuatan sofa tanpa rangka tersebut, ternyata belum populer di Indonesia. Ia bahkan tak memiliki kajian pasar maupun gambaran kompetitor. Gary hanya fokus pada pemasaran melalui forum jual beli dan sosial media. 

Kini, setelah memiliki gerai di Senayan Jakarta Pusat, ia tetap memanfaatkan media online seperti website, forum jual beli, dan sosial media untuk melakukan pemasaran. Selain di Jakarta, konsumen beanbag Gary sudah tersebar hingga ke Lombok dan Batam, baik perorangan maupun perusahaan,  seperti hotel dan resort. Bagi Gary, variasi, inovasi, dan konsep produk menjadi akar penting sebuah bisnis. Ia pun berniat melebarkan sayap pada berbagai jenis furniture lainnya.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait