Prospek Industri Desain Handphone di Indonesia

Setelah bertahun tahun menjadi sasaran pasar industri telepon genggam dan tablet, kini ada sektor baru dalam industri perangkat pintar yang bisa membuat Indonesia menjadi sentra produksi, yakni sektor design house atau perancang model perangkat pintar. Industri telepon genggam di tanah air terus berkembang. Tidak hanya memiliki industri perakitan, namun sejumlah produsen telepon genggam lokal juga terus menambah produksinya. Tak puas hanya sekedar industri perakitan saja, kini beberapa pengusaha Indonesia mulai mencoba merancang sendiri produk smartphone dan tablet.

Sebuah design house atau rumah perancangan ponsel pintar dan tablet pun muncul untuk mendukung pertumbuhan industri ponsel di Indonesia. Di tanah air, baru satu perusahaan yang bergerak di sektor design house untuk industri smart gadget, yakni TSM Technologies (www.tsmid.com).

desain handphone
Fungsi design house adalah merancang dan membuat konsep sebuah perangkat pintar untuk kemudian diserahkan ke industri perakitan. Sektor industri desain perangkat pintar merupakan titik awal bagi kemandirian sebuah produksi gadget secara utuh. Tanpa sektor ini, maka industri pembuatan produk smartphone maupun tablet, dan bahkan juga smartwatch takkan bisa dimulai.

Sektor design house ini juga dapat menyerap banyak tenaga kerja dari berbagai industri kreatif yang haus dengan inovasi. Menurut pendapat Adi Indrayanto yang merupakan seorang pakar teknologi komunikasi, dalam sebuah wawancara dengan media menyatakan bahwa para lulusan S1 ataupun S2 dari bidang elektronika harusnya tempat kerjanya itu di sektor design house produk elektronik, apapun itu jenisnya. Jadi, harapannya makin banyak design house tumbuh, maka makin banyak menyerap lulusan angkatan kerja tersebut. Sehingga apa yang dipelajari di kampus, akan menjadi lebih relevan.

Dukungan dari pemerintah pun menjadi kunci perkembangan sektor baru di industri kreatif ini, sebab Indonesia memiliki potensi untuk menjadi sentra produksi perangkat pintar. Namun menurut Yovita Belina yang merupakan Ketua Perperosi, bahwa kemajuan industri pembuatan perangkat pintar terletak pada penghargaan dan apresiasi masyarakat Indonesia terhadap produk buatan negerinya sendiri.

Selama ini Indonesia menjadi pasar yang paling menggiurkan bagi para produsen ponsel pintar global, bahkan jumlah ponsel pintar yang masuk Indonesia terus bertambah dari tahun ke tahun. Untuk tahun 2015 ini, jumlah impor telepon pintar diprediksi bisa mencapai 29,7 juta unit, yang artinya naik 20 persen dibandingkan dengan tahun 2014 lalu.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait