Para Wiraswasta Muda Ini Sukses Berkat Produk Inovatif

Dengan memanfaatkan bahan lokal para wiraswasta muda berusaha memproduksi produk berkualitas. Media sosial memiliki peranan penting dalam jaringan pemasaran sehingga mereka tidak kalah bersaing dengan barang-barang asing ternama. Contoh cerita  suksesnya akan diuraikan berikut ini. Dompet menipis di tanggal tua rasanya sudah familiar kita dengar. Sebuah produk dompet dari wiraswata muda ini didesain khusus untuk membantu bocornya anggaran belanja.

Dompet karya perusahaan Goodism ini memiliki 3 partisi dengan label warna yang berbeda, yakni untuk makanan, transportasi, dan keperluan hura-hura. Sehingga peruntukkan atau jatah uang di dompet semakin jelas. 

dompet unik
Usaha yang digawangi Meiliane bersama sepuluh rekan lainnya juga melengkapi sistem pengatur keuangan dengan aplikasi bernama Goodcash yang dapat diinstal melalui smartphone. Dengan dompet kulit seharga sekitar 500.000 rupiah, Goodism mampu mengantongi omset hingga 90 juta rupiah per bulan. Menurut penuturan Meiliane, latar belakang awal rintisan bisnis dompet tersebut dimulai dari tugas praktik kampus. Bersama timnya, ia kemudian membangun usaha pembuatan dompet yang inovatif.

es kelapa isi

Beralih dari bisnis dompet, cerita sukses berikutnya adalah Justin Angelo yang terjun ke usaha manis olahan kelapa lokal dengan nama brand produk Kelasi (Kelapa Isi). Dari usaha rumahan, panganan unik ini sekarang bisa dinikmati di beberapa pusat perbelanjaan di Jakarta. Dia pun memilih meninggalkan pekerjaannya untuk fokus mengurusi bisnis kuliner.

Demikian sekilas cerita sukses wiraswasta muda yang membangun bisnis dengan produk yang inovatif. Selain keunggulan produk dan bahan baku lokal, media sosial ternyata berperan penting dalam jaringan pemasaran wiraswasta muda di Indonesia.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait