Kisah Sukses Pengusaha Abon Bakar

Menjalankan roda bisnis ternyata membutuhkan inovasi. Sentuhan kreativitas inilah yang akhirnya menggiring usaha milik Emma Siti lebih berkembang dari sebelumnya. Sejak tahun 2008 Emma Siti telah mendirikan usahanya di Cimahi, Jawa Barat. Ia menjalankan bisnis produk makanan abon. Belakangan Emma mengembangkan usaha produk abon miliknya. Ia membuat kreasi lain dari abon, yaitu cemilan abon bakar.

Dendeng Abon Bakar Sehati adalah inovasi dari abon sapi yang dibuat seperti keripik layaknya cemilan. Terbuat dari olahan daging sapi dan bumbu rempah-rempah pilihan.
usaha abon bakarAbon bakar merupakan variasi terbaru dari abon goreng, bahan dan yang digunakannya hampir sama, hanya saja saat proses masaknya yang sedikit berbeda, dimana abon bakar ini tidak digoreng menggunakan minyak goreng, melainkan langsung di panggang ke dalam oven, setelah sebelumnya melalui proses perebusan bersama bumbu-bumbu tradisional.

Proses pembuatan abon bakar membutuhkan waktu yang tidak sebentar yakni sekitar 3 hingga 4 hari. Mulai dari mempersiapkan bumbu, menumbuk daging sapi, hingga memasaknya. Tidak hanya itu saja, produk cemilan ini juga harus di panggang dalam oven sebelum akhirnya dikemas dan dipasarkan. Abon bakar hasil inovasi Emma telah dipasarkan di beberapa kios oleh-oleh khas Bandung, salah satunya terdapat di jalan Budi. Harganya sekitar Rp 30.000 per 100 gram. Yang lebih membanggakan, abon bakar milik Emma kini sudah mendapat pesanan dari pelanggannya di Brunei Darussalamnn Saat ini, Emma sudah merasakan keuntungan dari ide miliknya. Dalam sebulan, usaha cemilan abon bakarnya bisa menghasilkan omset lebih dari 10 juta rupiah.

Sebagai bahan inspirasi, berikut disajikan contoh resep membuat abon sapi kering.
Bahan-bahan yang dibutuhkan:
Daging sapi kualitas baik sebanyak 1 kg, santan kelapa 1 gelas, bawang putih 5 siung, ketumbar 2 sendok makan, gula merah secukupnya, daun salam 2 lembar, lengkuas dan garam secukupnya.

Proses pembuatannya:
Langkah pertama daging sapi direbus dengan diberi garam, daun salam dan lengkuas. Setelah daging terasa empuk, kemudian diiris tipis-tipis dan dipukul-pukul dengan alat penggepuk sampai memar. Selanjutnya daging yang telah memar, kemudian di suir-suir halus.

Tahap kedua adalah menghaluskan bumbu yang terdiri dari: bawang putih, ketumbar, gula merah dan sedikit garam.

Tahap ke tiga adalah memanaskan santan, kemudian memasukkan daging sapi dan bumbu yang sudah dihaluskan. Aduk-aduk perlahan secara terus-menerus hingga santan habis dan daging menjadi agak kering. Pada waktu mengaduk setelah daging mulai mengering, harus di bolak-balik agar abon tidak gosong. Abon harus benar-benar kering agar memiliki daya tahan lama.

Jika anda ingin membuat Abon dengan selera rasa pedas, anda bisa menambahkan sedikit bubuk cabe pada abon yang telah kering kemudian diaduk merata. Sementara jika ingin membuat abon bakar, maka prosesnya melalui oven pembakar.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait