Cara Membuka Wirausaha Jasa Cuci Sepatu

Spesifikasi merupakan salah satu langkah dalam menghadapi persaingan bisnis yang makin ketat. Jika usaha jasa cuci pakaian atau laundry telah banyak berdiri di wilayah anda, maka tiada salahnya untuk mengkhususkan diri pada usaha jasa cuci pada produk fashion yang lebih spesifik, misalnya usaha jasa cuci sepatu, seperti yang dilakukan oleh Tirta. 

Berbeda dengan jasa cuci pakaian, usaha jasa cuci sepatu memang belum menjamur. Tapi kedepannya bisnis ini memiliki peluang yang menjanjikan. Berawal dari bencana abu vulkanik Gunung Kelud pada tahun 2004 lalu, Tirta membuka usaha jasa ini.

mesin cuci sepatu
Awalnya banyak teman Tirta yang menitipkan sepatu mereka untuk dibersihkan. Dari situlah usaha ini terus berjalan hingga kini. Dimulai dari pemasaran online, sekarang Tirta telah bisa memiliki gerai usaha yang terletak di Jalan Langun Sari, Lor, Jogjakarta. Pelanggannya kini bukan hanya berasal dari wilayah Yogyakarta saja, tetapi juga dari kota-kota lainnya. Bagi pelanggan yang berasal dari luar kota Jogjakarta, barang dikirim melalui jasa ekspedisi.

Jasa ini menerima berbagai jenis sepatu untuk dibersihkan. Bagi pelanggan yang membutuhkan jasa cuci sepatu dalam waktu cepat, prosesnya paling lama 20 menit. Namun jika tidak sedang terburu-buru, pelanggan bisa menerima jasa lainnya dengan waktu yang lebih lama, yakni bisa sampai 3 minggu, termasuk jika sepatu perlu diperbaiki.

Biaya cuci sepatu mulai dari 20.000 rupiah, hingga yang paling mahal 90.000 rupiah. Sekarang usaha jasa cuci sepatu  sudah berjalan dengan bantuan 4 orang karyawan. Dengan modal awal sekitar 4 juta rupiah, saat ini untungnya bisa mencapai 5 juta rupiah per bulan.

Selain Tirta, orang yang juga menggali potensi bisnis jasa ini adalah Adiputu Harto yang memberi nama bisnisnya Wolfdaddy. Perkembangan bisnis ini didorong oleh meningkatnya karakter masyarakat yang lebih suka terhadap hal-hal yang berbau instan dan praktis, sehingga lebih memilih jasa cuci sepatu ketimbang mencuci sendiri yang menguras waktu dan tenaga. Adiputu membangun dan menjalankan bisnisnya dengan modal minim tanpa memiliki tempat dan toko khusus. Untuk menyiasati keterbatasan tersebut, ia menyediakan fasilitas antar-jemput gratis sebagai strategi jemput bola dan pelayanan tambahan bagi pelanggan.

Tarif yang dikenakan kepada pelanggannya berkisar antara 50.000 rupiah untuk sepatu berbahan kanvas, hingga Rp 60.000 untuk sepasang sepatu berbahan kulit atau suede. Selain itu, mereka juga menawarkan paket spesial full protection seharga Rp 200.000 bagi pelanggan yang ingin sepatunya dirawat lebih baik dan dilapisi dengan waterproofspray. Dalam seminggu, usaha jasa cuci sepatu yang terletak di Jakarta Selatan tersebut mampu menerima pesanan 50-70 pasang sepatu dalam sepekan, sehingga omset per bulannya mencapai Rp10 juta – Rp14 juta.

Apakah anda tertarik mencoba membuka usaha jasa ini?
Untuk membuka bisnis jasa cuci sepatu alias cuci kasut, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, antara lain peralatan pembersih berupa aneka jenis sikat sepatu, mesin cuci khusus sepatu plus pengeringnya (dryer), detergen dan carian pembersih, pewangi, dan juga peralatan reparasi sepatu.

Berkaca pada kedua wirausahawan tersebut, dapat kita cermati upaya-upaya untuk sukses dalam bisnis cuci sepatu ini, antara lain dengan menawarkan harga yang kompetitif, menjaga kualitas hasil cucian, memberikan fasilitas antara jemput dan bahkan juga melalui jasa ekspedisi, melakukan promosi di berbagai media sosial, serta menyediakan jasa tambahan berupa perbaikan sepatu sebagai nilai plus bisnis anda.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait