Bisnis Menyulap TV Jadi Akuarium

Tidak selamanya barang rusak hanya berfungsi menjadi sampah dan tidak bernilai. Jika kita memiliki kreativitas tinggi, maka sampah pun bisa diolah menjadi tambang uang. Misalnya usaha rumahan pengolahan televisi rusak menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual. Di Tulung Agung - Jawa Timur, televisi-televisi yang rusak dapat diubah menjadi aquarium unik dan memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. 

Sebuah televisi rusak dan tidak dapat diperbaiki lagi diubah menjadi akuarium unik dan cantik di tangan Firman Sumantri.

akuarium tv
Warga Kutoanyar, Tulungagung - Jawa Timur ini membuat karya produk seni dari televisi - televisi rusak yang ia beli dari tempat servis elektronik atau dari pedagang rongsokan untuk kemudian diubah menjadi barang yang lebih bernilai. Firman biasanya membeli 1 unit televisi rusak dengan harga Rp 50.000. Oleh Firman, perangkat tv rusak itu dibongkar untuk dikeluarkan komponen - komponen di dalamnya.


cara membuat akuarium televisi
Proses pengalihan fungsi tv menjadi aquarium tidaklah terlalu sulit. Setelah dibongkar, tabung dalam tv yang terbuat dari kaca diberi garis pembatas menggunakan alat pembelah kaca. Kemudian tabung yang berbentuk kerucut dipecah untuk menyisakan bagian layarnya saja. Selanjutnya bagian layar tv disambung dengan kaca berukuran 5 mm. Setelah selesai, interior tv itu dipercantik dengan menggunakan wallpaper pemandangan bawah air dan bagian dasarnya diberi pasir laut. Firman mendapat ide pembuatan akuarium dari tabung televisi pada tahun lalu setelah ia melihat banyak tv yang tidak terpakai namun sayang untuk dibuang. Dalam waktu satu bulan, Firman mampu membuat empat hingga lima unit aquarium tv. Salah satu kendala yang dialami Firman dalam merintis usahanya tersebut adalah kesulitan dalam mendapatkan bahan baku.

Kini akuarium tv karya Firman terus berkembang. Ia pun mengaku kewalahan melayani pesanan yang datang dari Tulung Agung hingga Kediri. Satu unit akuarium tv buatan Firman tersebut dibandrol dengan harga 400 ribu hingga 500 ribu rupiah per unit.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait