5 Pelajaran Bisnis dari Petinju Manny Pacquiao

Selain sepak bola, olah raga yang juga digemari oleh kaum laki laki adalah tinju (boxing). Salah satu petinju yang kini menjadi kebanggaan masyarakat Asia adalah Manny 'Pacman' Pacquiao yang berasal dari negara Filipina. Manny Pacquiao yang memiliki nama asli Emmanuel Dapidran Pacquiao merupakan juara dunia tinju profesional asal Filipina yang dilahirkan di Kibawei, Filipina, pada tanggal 17 Desember 1978.

Pacquiao adalah petinju pertama dari benua Asia yang sukses mendapatkan gelar juara tinju profesional di enam kelas berbeda, atau petinju kedua di dunia setelah Oscar de la Hoya.

petinju dunia Manny 'Pacman' Pacquiao
Pada awal Mei tahun 2015 lalu diadakan gelaran pertandingan melawan Mayweather. Kekalahan Manny Pacquiao pada pertarungan tersebut mengundang kontroversi, karena menurut banyak pengamat tinju, seharusnya Pacquiao yang memenangkan pertandingan tersebut. Sebagian pencinta tinju mengatakan bahwa ada kepentingan bisnis dibalik hasil pertandingan tersebut. Namun apapun keputusan juri/wasit tersebut, akan tetap berlaku mutlak karena tak bisa diganggu gugat.

Nah, jika berbicara mengenai olahraga tinju dan bisnis, maka tiada salahnya kita menggali ragam pelajaran kewirausahaan yang dipetik dari semangat juang sang petinju Manny Pacquiao. Berikut disajikan lima pelajaran bisnis yang bisa kita ambil dari sosok seorang Manny "Pac-Man" Pacquiao.

1. Fokus, fokus, dan fokus
Seperti semua kisah-kisah sukses, kemampuan Manny Pacquiao di atas ring adalah hasil dari pelatihan keras, menyiksa, disiplin, dan fokus. Artinya Anda tidak akan mencapai puncak permainan (kesuksesan) jika Anda melakukannya dengan sesuatu yang kurang dari obsesi anda. 

"Saya tidak melihat jauh ke depan. Saya tetap fokus pada lawan saya berikutnya. Saya melihat ke depan untuk lawan saya berikutnya, saya tidak berpikir melewati titik tersebut"

2. Memiliki Keyakinan yang Besar
Manny Pacquiao memiliki keyakinan diri yang tinggi bahwa apa yang ia lakukan akan menghasilkan sesuatu yang besar. Keyakinannya tersebut juga didukung oleh iman yang teguh terhadap keyakinan agamanya (religius). Keyakinan diri dan keteguhan iman ibarat bahan bakar yang mampu mendorong hidup kita menjadi lebih baik, dan hal itulah yang harus dipegang oleh setiap pengusaha.

"Hanya kematian yang akan membuat saya melepaskan sabuk saya."

3. Ini Bukan Hanya Tentang Diri Anda
Manny Pacquiao adalah seorang umat sejati yang mampu memberi nilai-nilai kehidupan. Apa yang ia lakukan bukan hanya sekadar untuk dirinya sendiri, tetapi tentang daya menginspirasi orang lain untuk melakukan lebih sehingga menghasilkan sesuatu yang lebih pula. Dalam pelajaran bisnis pada poin ini, yang ditekankan adalah cara pandang anda dalam menjalankan bisnis anda yang mungkin menyangkut banyak orang.

"Saya ingat sebagai seorang anak kecil, saya makan satu kali sehari dan kadang-kadang tidur di jalan. Saya tidak akan pernah melupakan itu dan itu menginspirasi saya untuk berjuang keras, tetap kuat dan mengingat semua rakyat negeri saya, berusaha untuk mencapai yang lebih baik bagi diri mereka sendiri."

4. Biarkan Tim Anda Melakukan Tugas Mereka secara Optimal
Manny terus menegaskan bahwa tugasnya adalah untuk melawan musuh dengan segenap kemampuannya, dan melayani para penggemarnya agar senang. Dia tidak pernah membuat asumsi tentang apa yang akan dia lakukan pada fase berikutnya. Dan meskipun ia adalah bintang di dalam arena, bukan berarti semua hal adalah kekuasaanya, karena hal-hal yang bukan menjadi tugasnya, diserahkan dan dipercayakan sepenuhnya kepada timnya. Dalam kewirausahaan dan manajerial perusahaan, memberdayakan tim dan mempercayai mereka untuk melakukan pekerjaan mereka adalah hal yang sangat penting. Sukses akan sulit tercapai jika anda melakukannya sendiri.

"Semua orang yang ada di sekitar saya adalah jembatan untuk kesuksesan saya, sehingga mereka semua penting."

5. Tetap Membumi dan Merakyat
Meskipun mengalami kenaikan yang luar biasa dalam hal kekayaan dan ketenaran global, Manny adalah lambang personal yang penuh rasa syukur dan kerendahan hati. Tidak pernah sombong atau arogan, serta dia telah memenangkan dan menyenangkan hati para penggemarnya dengan sikap yang ramah. Dia cepat untuk belajar dari kesalahan dan terbuka serta jujur ​​tentang penampilannya. Dia memuji serta tidak mau meremehkan lawannya.

Sebagai seorang entrepreneur, jangan pernah meremehkan orang lain dan berusaha bersikap rendah hati meskipun telah mencapai kesuksesan besar.

"Saya hanya melakukan pekerjaan saya di atas ring dan melakukan yang terbaik untuk membuat orang bahagia."

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait