5 Merek Barang Kebutuhan Sehari-hari yang Paling Laris

Kantar World Panel Indonesia, sebuah perusahaan riset pasar meluncurkan hasil pemeringkatan merek-merek di industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) di Indonesia. FMCG adalah produk-produk yang dapat terjual secara cepat dengan harga yang relatif murah, dan biasanya merupakan kebutuhan sehari-hari. Riset ini menemukan pasar FMCG di Indonesia terus mengalami tren positif dari tahun ke tahun. Merek apa sajakah yang paling banyak dan paling sering dibeli oleh konsumen global maupun Indonesia?

Penelitian yang dilakukan lembaga riset ini menggunakan matriks consumer rich point atau CRP untuk mengukur seberapa banyak rumah tangga di seluruh dunia membeli sebuah merek dan seberapa sering.

merek produk kebutuhan sehari - hariPemeringkatan sebuah merek hanya merefleksikan seberapa jauh suatu merek menjangkau konsumennya sehingga merek-merek yang memiliki banyak kategori akan memiliki jangkauan yang lebih luas dibandingkan dengan merek yang hanya memiliki sedikit kategori. Lalu di Indonesia sendiri, riset dilakukan pada 86 persen rumah tangga di daerah perkotaan atau sekitar 5.680 rumah tangga. 

Hasil riset ini menunjukkan kekuatan merk di 35 negara di seluruh dunia atau sekitar 63 persen dari total populasi rumah tangga di dunia, yang meliputi sektor makanan dan minuman, kesehatan, kecantikan, dan alat rumah tangga. Kantar Worldpanel Indonesia menunjukkan bahwa dari tahun 2012 sampai tahun 2013 telah terjadi peningkatan penjualan dari produk produk FMCG sebesar 14 persen di seluruh Indonesia, baik di kawasan perkotaan maupun di pedesaan. Riset tersebut juga menunjukkan bahwa konsumen Indonesia suka berbelanja. Selama setahun, dari tahun 2012 sampai tahun 2013 konsumen Indonesia berbelanja sebanyak 400 kali atau sebanyak 31 kali dalam sebulan atau hampir setiap hari konsumen Indonesia berbelanja.

Uero Monitor, sebuah perusahaan riset pasar modal memperkirakan potensi pasar industri FMCG di Indonesia akan memiliki 80 juta konsumen atau sekitar 40 persen dari total konsumen Asean pada 15 tahun yang akan datang, dengan catatan indonesia harus menyelesaikan sejumlah masalah - masalah krusial, seperti inflasi, instabilitas politik, infrastruktur, korupsi dan juga birokrasi yang berbelit - belit.

Ada beberapa peringkat brand brand yang paling top di dunia. Yang pertama adalah Coca-cola yang memiliki CRP point sekitar 5,78 miliar. Berikutnya adalah Coldgate, nomor 3 adalah Nescafe yang memiliki 2,17 milyar, lalu Megi, dan saingan Coca-cola yaitu Pepsi yang memiliki CRP poin 1,93 milyar berada di peringkat ke lima.

Bagaimanakah dengan brand-brand di Indonesia? Di Indonesia ternyata yang menduduki peringkat pertama adalah brand Indomie dengan CRP sebanyak 1,32 triliun. Ini adalah peringkat CRP yang luar biasa karena melebihi CRP brand-brand global. Berikutnya adalah Mie Sedaap dengan CRP 926,79 juta. Dua merk teratas berasal dari industri mie instan dan memiliki jumlah pembeli yang sangat besar. Hampir semua rumah Indonesia melakukan pembelanjaan untuk mie instan ini dan dibeli dengan sangat sering. Kategori ini juga merupakan kategori yang sangat besar karena menawarkan kemudahan dalam hal konsumsinya. 

Di urutan ke tiga adalah Frisian Flag dengan CRP poin sebanyak 675 juta. Merk ini bermain juga di banyak kategori seperti susu formula bayi, susu kental manis, susu cair dan susu bubuk untuk keluarga. Banyaknya kategori ini yang membuat Frisian Flag memiliki CRP cukup tinggi. Di posisi ke empat ada merek Royco, dan ke lima adalah kopi Kapal Api yang memiliki CRP poin 612,07 juta. Kopi instan merupakan salah satu kategori yang paling banyak dan paling sering dibeli oleh konsumen Indonesia. Dan Indonesia ternyata adalah negara dengan konsumsi kopi terbesar kedua setelah Jerman.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait