Yuk Intip Jumlah Gaji Bos-bos BUMN

Data-data yang disajikan pada artikel ini bersumber dari Bloomberg TV Indonesia.

Pada postingan kali ini kita akan membahas berapa sesungguhnya nilai kesejahteraan (gaji / penghasilan) yang dikantongi oleh para pimpinan Badan Usaha Milik Negara. Ada empat BUMN yang memiliki kinerja bagus, sehingga mampu memberikan gaji yang besar untuk para komisaris dan direksinya. 

gaji bos

Dari 20 emiten yang ada di lantai bursa, kita ambil empat emiten yang berdasarkan laporan korporasi, diformulasikan dan ditarik simpulan secara rata-rata untuk memperoleh gambaran jumlah pendapatan yang diperoleh para Bos-bos BUMN, yakni BRI, Bank Mandiri, BNI, dan PGN.

Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Komisaris BRI ada 8 orang, memperoleh take home pay sebesar 81,97 miliar rupiah yang terdiri dari gaji, tunjangan, dan tantiem (persentase pembagian keuntungan dari laba bersih yang diperoleh perusahaan), sehingga setiap komisaris rata-rata mendapatkan penghasilan sebesar 10,25 miliar per tahun. Sementara itu, pendapatan yang dikantongi oleh masing-masing Direksi BRI yang berjumlah 11 orang adalah sekitar 20,62 miliar rupiah per tahun.

Bank Mandiri
Pendapatan (take home pay) yang diterima oleh masing-masing komisaris di Bank Mandiri adalah sekitar 5,38 miliar rupiah. Gaji bulanan para komisaris adalah 83 juta rupiah, belum termasuk tunjangan sekitar 36 juta rupiah, dan tantiem yang bisa dibawa sekitar 533 juta rupiah per bulan. Kemudian para Direksi yang berjumlah 11 orang, memperoleh penghasilan sekitar 19,26 miliar rupiah dalam setahun. Gaji seorang CEO pada Bank Mandiri mencapai 244 juta hingga 350 juta rupiah per bulan. Tunjangannya bisa nyaris mencapai 100 juta rupiah per bulan, dan tantiem (bonus) per bulan bisa mencapai 1,15 miliar rupiah.

Bank Negara Indonesia (BNI)
Bekerja di sektor perbankan memang menjadi hal yang menarik jika ditinjau dari jumlah take home pay - nya. Para Direksi BNI yang beranggotakan 10 orang rata-rata memperoleh penghasilan tahunan mencapai 15,68 miliar rupiah.

Perusahaan Gas Negara (PGN)
Tiga teratas gaji tertinggi para pimpinan BUMN berada di sektor perbankan. Nah, di posisi ke empat adalah sektor migas. PGN memiliki komisaris 6 orang dan 6 orang direksi. Setiap komisaris menerima take home pay sekitar 3,9 miliar rupiah per tahun, dan sebesar 8,71 miliar untuk para direksinya.

Apa alasan dan latar belakang sehingga para Bos BUMN (komisaris dan direksi) diberi gaji yang besar? 
CEO (Jajaran Direksi) memiliki tugas yang berat, antara lain: bertanggung jawab membuat perencanaan strategi jangka panjang bagi sebuah perusahaan negara yang menyangkut kepentingan bangsa, menjadi ujung tombak dalam perjanjian bisnis dengan pihak lain, dan harus peka sosial terhadap seluruh stakeholders. Sementara itu, para komisaris memiliki fungsi pengawasan perusahaan, dan menjadi mediasi ketika terjadi konflik internal. Berperan sebagai jajaran komisaris atau pun direksi memang posisi yang strategis. Namun, posisi ini tidak hanya menyangkut hal ekonomi semata, tetapi juga terkait dengan politik. Apakah anda tertarik untuk mengisi posisi tersebut???

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait