Tren Bisnis Mainan Boneka Barbie

Boneka Barbie yang lima puluh tahun lebih mendominasi pasaran mainan, ternyata belakangan ini mengalami keterpurukan. Di tengah situasi itulah, produsen Barbie, yakni Mattel mengeluarkan versi terbaru berwujud super hero. Dikutip dari Voice of America, perwakilan produsen Barbie menyatakan bahwa mereka berusaha mencermati apa yang diminati anak-anak perempuan dan membuat produk bagus dan menghibur yang dapat mengilhami anak-anak. Mereka akan berupaya melanjutkan kisah boneka tersebut.

Superhero Barbie diluncurkan saat penjualan produsen Mattel secara umum turun dalam lima kuartal berturut - turut. Berdasarkan data penjualan di industri mainan, selera konsumen anak-anak kini telah bergeser dari boneka Barbie dan sejenisnya. Mereka kini lebih tertarik berbagai mainan elektronik dan juga beragam mainan yang terkait dengan film yang sedang populer.

boneka barbie
Salah satu produk mainan yang berdasarkan film adalah kartun Frozen oleh Walt Disney yang baru-baru ini menggeser Barbie sebagai mainan terlaris. Menurut pandangan seorang pelaku bisnis mainan, alasan boneka "Frozen" begitu laku adalah karena orang merasa identik dengan tokoh-tokoh film itu, yang mana bukan merupakan tokoh hitam putih seperti dongeng. Mereka punya ciri khas unik.

Satu lagi kisah sukses berkat film adalah Lego, yang merupakan produsen mainan yang berbasis di Denmark. Meskipun pernah bermasalah dengan kondisi keuangan perusahaan selama hampir 10 tahun lalu dan bahkan sempat hampir bangkrut, tetapi mereka mampu bangkit kembali karena strategi memanfaatkan film.

Para produsen mainan umumnya memang mencermati film-film terbaru. Mainan dinosaurus misalnya, diprediksi akan kembali laku dengan keluarnya film Jurassic World beberapa bulan lagi.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait