Ini Ancaman dan Tantangan Bisnis Sepatu Indonesia

Pabrik yang terletak di Provinsi Jawa Timur ini menghasilkan sepatu berkualitas yang dijual ke berbagai negara di Eropa, Amerika dan kawasan Asia. Tetapi, saat ini jumlah pesanan produk selama 3 tahun terakhir terus berkurang sampai 50 persen karena tidak dapat bersaing dengan negara Asia lainnya, seperti Vietnam, Kamboja dan Cina. 

Harga jual sepatu buatan Indonesia mengalami peningkatan selama beberapa tahun terakhir dan lebih mahal dibandingkan dengan produk sepatu negara - negara Asia yang telah disebutkan di atas. Salah satu penyebab meningkatnya harga jual produk sepatu dari Indonesia adalah karena adanya kenaikan upah minimum yang sangat tinggi di sentra produsen sepatu, seperti di kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

pabrik sepatu
Seperti dikutip dari BBC Indonesia, salah seorang pengusaha sepatu bernama Hengky Soesanto mengungkapkan, "Kepada pemerintah secara khusus, bahwa upah sebaiknya ditetapkan ada kenaikan setiap tahun, tetapi harus secara pasti, jangan tidak menentu 20%, 30% atau lebih daripada itu, kami sangat, sangat berat. Pada tahun 2015 ini kami akan mencoba bertahan. Tapi kalau pemerintah masih tidak memahami kondisi kami, maka kemungkinan pada tahun 2016 kami akan menutup perusahaan kami".

Pabrik penghasil sepatu anak-anak ini telah terkena dampaknya. Lebih dari separuh karyawannya telah dirumahkan. Dan penggunaan mesin untuk mengurangi jumlah karyawan telah dilakukan. Hal itu terjadi karena menurunnya jumlah pesanan. Pemerintah mengatakan telah membentuk tim khusus untuk mengkaji system pengupahan agar dapat memberikan kepastian kepada para investor.

Badan Koordinasi Penanaman Modal juga mengatakan telah mempercepat realisasi pemberian insentif pajak bagi industri padat karya seperti produk alas kaki tersebut agar dapat membantu penyerapan lapangan pekerjaan sebesar 2 juta per tahun sesuai dengan target pemerintah.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait