Bisakah Saya Jadi Sales yang Sukses?

Apa yang sering menjadi pertimbangan para pengusaha ketika memilih dan merekrut seorang salesman? Secara umum, karakter seseorang dapat dikategorikan dalam 3 jenis sifat, yakni: orang super ramah, sederhana (biasa), dan pendiam. Biasanya para pengusaha lebih cenderung beranggapan bahwa seorang salesman yang hebat tentu seorang yang berada di dalam kategori pertama. Mereka yang termasuk pada kategori orang yang peramah dianggap sebagai superstar dalam bidang penjualan.

Orang yang super ramah biasanya senang memulai percakapan. Mereka adalah orang yang tebal muka dan memiliki kelihaian untuk memulai pembicaraan dengan siapa saja, tak peduli apakah yang diajak ngobrol tersebut bermuka bengis atau pun manja mukanya. Orang peramah mampu menghidupkan suasana yang sepi menjadi cair.

Sementara, seorang yang berkarakter pendiam biasanya akan lebih sering diam, entah itu saat berada seorang diri maupun ketika bersama dengan banyak orang. Bahkan lebih parah lagi, seorang yang pendiam lebih suka menghindari kerumunan orang banyak. Sehingga logikanya, memberikan suatu produk kepada seorang yang pendiam untuk melakukan penjualan akan berakhir pada ketidakoptimalan pemasaran.

Jadi, para pimpinan perusahaan akan berebut memilih orang yang super ramah untuk ditempatkan sebagai tenaga pemasaran produk atau jasa mereka. Betulkah begitu?

Semuanya sedikit terjawab ketika beberapa penelitian dan riset dilakukan terhadap 3 jenis salesman yang telah disebutkan di atas tadi. Orang yang peramah ternyata tidak menunjukkan kinerja yang paling hebat dalam kegiatan marketing, dan orang yang pendiam ternyata tidak juga gagal melaksanakan tugas mereka sebagai penjual. Bahkan kinerja mereka hanya berbeda tipis dibandingkan si peramah.

Apa yang mengejutkan adalah salesman yang paling hebat jatuh kepada mereka yang berkarakter sederhana. Mereka tidak terlalu ramah dan juga tidak seorang yang pendiam. Karakter mereka yang bersikap pertengahan berhasil menunjukkan kinerja yang jauh lebih menonjol dibandingkan dengan peramah dan juga pendiam!

Lalu apa artinya?

KARAKTER SALES
Sekadar untuk anda ketahui, karakter pertengahan antara peramah dan pendiam adalah golongan mayoritas dari manusia. Golongan peramah dan pendiam merupakan golongan minoritas. Kalau digambarkan dalam grafik segitiga (kurva lonceng), mereka berada di sisi kiri (X) dan kanan (Z) grafik tersebut. Golongan sederhana berada di bagian tengah grafik (daerah Y). Hal ini menggambarkan bahwa Anda ataupun saya kemungkinan besar merupakan golongan yang berkarakter sederhana (biasa-biasa saja) yang tidak terlalu ramah dan tidak pula terlalu pendiam.

Artinya, Anda dan saya kemungkinan besar memiliki bakat dan potensi besar untuk menjadi seorang tenaga sales yang hebat dan berhasil. Oleh karena itu, buanglah persepsi diri yang menyatakan bahwa Anda tidak ada bakat menjadi tenaga penjualan yang mumpuni.

Masyarakat Nusantara cenderung agak fobia dalam kegiatan menjual. Karir sebagai sales dianggap sebagai pilihan profesi terakhir setelah pekerjaan-pekerjaan lain tidak dapat mereka pilih lagi. Dan citra itu hendaknya harus dibuang jauh-jauh, karena profesi di bidang marketing juga memiliki potensi kekayaan yang berlimpah.

Nah, selanjutnya kita kembali lagi membahas tentang 3 karakter tenaga penjualan yang telah diuraikan di atas. Bagaimana mungkin seorang berkarakter super peramah ternyata kinerjanya bisa dikalahkan oleh orang yang berkarakter biasa-biasa saja?

Orang yang terlalu pandai berbicara biasanya tak memberikan kesempatan pada orang lain untuk berbicara. Ketika orang lain tersebut merupakan calon pelanggan, maka mereka sebenarnya sedang membunuh potensi penjualan produk mereka. Hal inilah merupakan kekeliruan yang tanpa disadari sering dilakukan oleh Sales yang berkarakter super ramah. Sedangkan, orang yang pendiam sering terlihat seperti seorang yang sombong. Maksud hati mau menjual, tapi terkesan tidak ingin menjual, sehingga calon pelanggan akan cabut begitu saja.

Orang yang berada di kelompok pertengahan akan berbicara bila perlu dan diam saat tidak ada yang perlu diungkapkan. Proses ini memungkinkan adaptasi dan pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan dan mengidentifikasinya. Tidak heran mereka sering menjadi salesman yang hebat. Jadi, masihkah anda merasa kurang pede menjadi tenaga pemasaran yang handal?

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait