5 Konglomerasi Terbesar di Indonesia

Grup emiten di Bursa Efek Indonesia tampaknya sudah membentuk konglomerasi. Ada beberapa konglomerasi yang terdapat pada bursa dalam negeri ini, dan lima konglomerasi berikut adalah yang teratas dengan kapitalisasi pasar terbesar. Di posisi pertama adalah Group Astra dengan jumlah market cap mencapai 484,8 triliun rupiah. Grup Astra memiliki banyak bisnis, mulai dari otomotif, jasa keuangan, alat berat pertambangan, agrobisnis, bisnis infrastruktur, logisitk, dan juga termasuk di bidang teknologi informasi yakni Astra Grafia.

Grup Salim berada di urutan ke dua dengan market cap mencapai 199,6 triliun rupiah sepanjang 8 bulan terakhir (Maret 2015). Anda tentu telah familiar dengan merek-merek seperti Indofood dan Indo Mobil yang berada dinaungan konglomerasi Grup Salim.

konglomerasi indonesia
Di posisi ke tiga adalah Grup Lippo yang berkutat di berbagai lini bisnis, seperti properti dan teknologi informasi. Dalam delapan bulan terakhir, konglomerasi ini telah memiliki market cap sebesar 146,3 triliun rupiah. 

Di posisi berikutnya adalah Grup Sinarmas yang memiliki market cap sekitar 124,5 triliun rupiah. Konglomerasi ini melakoni beragam bisnis, seperti bisnis properti BSD (Bumi Serpong Damai). Grup Sinarmas juga mengantarkan Eka Tjipta Widjaja sebagai orang terkaya di Indonesia menurut versi Bloomberg.

Di urutan lima besar adalah Grup MNC yang dimiliki oleh Hary Tanoesoedibjo yang memiliki market cap sekitar 97,3 triliun rupiah.

Demikianlah lima besar konglomerasi di market bisnis Indonesia. Strategi membuat konglomerasi dan grup holding tampaknya menjadi salah satu cara yang cukup positif di tengah ketidakpastian atau pun tantangan di pasar global.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait