4 Negara dengan Harga Properti Termurah

Pertumbuhan ruang perkantoran atau ruang komersial di kawasan Asia ternyata dalam beberapa tahun kebelakang bertumbuh dengan sangat pesat, terutama dilihat dari berkembangnya ekonomi negara - negara di Asia, sehingga banyak sekali perusahaan - perusahaan yang mencari properti, baik itu tanah dan gedung yang memiliki banderol harga murah meriah di kawasan Asia. Lalu, di ibu kota negara mana sajakah yang masih memiliki potensi lahan yang cukup murah?

1. Bangladesh
kawasan properti murah
Negara yang paling murah nilai propertinya saat ini adalah Bangladesh. Negara ini memiliki sebuah wilayah yang bernama Gulsan 2 di Dhaka. Pada kawasan ini, anda bisa membeli properti dengan harga yang masuk akal di ibukota negara. Harga kisarannya sekitar 33,89 dolar Amerika per meter persegi. Nah, jika dibandingkan dengan harga properti perkantoran atau harga sewa di Hongkong yang merupakan kawasan dengan harga properti termahal di dunia, tentu perbandingannya berkali-kali lipat. Kisaran harga properti untuk setiap satu meter persegi adalah rata-rata 70.000 dolar Amerika. Harga properti yang begitu tinggi di Hongkong membuat para pebisnis lebih memilih berinvestasi di negara-negara yang biayanya masih terjangkau, salah satunya adalah Bangladesh.

Negara ini dalam 10 tahun terakhir memiliki perkembangan ekonomi yang positif. Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi negara yang terletak di kawasan Asia Selatan tersebut mencapai 6%, dan industri yang paling mendukung pertumbuhannya adalah tekstil.

2. Sri Lanka
Negara yang beribu kota Colombo ini juga termasuk kawasan yang memiliki harga properti yang murah, yakni sekitar 90,03 dolar per m2. Area yang paling memiliki supply terbesar saat ini di Sri Lanka (Colombo) adalah Kollupitiya. Di kawasan ini sedang mulai tumbuh pusat-pusat bisnis yang menjanjikan. Sri Lanka menjadi pilihan yang menarik bagi investor. Tahun 2013 dan 2014, Sri Lanka sempat merasakan ekonomi yang cukup cemerlang dengan pertumbuhan 6,5 sampai 7 persen. Namun pada awal tahun 2015 ini, pihak pemerintah negara ini sedang menghadapi permasalahan yang cukup kritis, yakni permasalahan korupsi yang menerpa sejumlah perusahaan BUMN-nya, khususnya di bidang penerbangan.

3. Indonesia
Nah, jika anda hanya mau berinvestasi di kawasan ibu kota dalam negeri, maka anda bisa menjajaki pinggiran kota Jakarta, tepatnya di daerah Medan Satria, Bekasi. Meskipun memang agak cukup jauh dari ibu kota Jakarta atau berada diluar central bisnis distrik, namun kawasan Medan Satria di Bekasi ini cukup prospektif dengan harga properti sekitar 943,88 dolar amerika per meter persegi.

4. Philipina 
Kawasan ibu kota negara yang juga masih memiliki daerah yang murah untuk membeli properti adalah Manila. Filipina merupakan salah satu negara yang menjadi raising star bagi para pebisnis yang ingin berinvestasi di Asia Tenggara. Saat ini harga propertinya berada di kisaran 1.294,49 dolar amerika per m2. Investasi properti di negara yang terletak di utara Indonesia ini dianggap cemerlang oleh banyak investor asing.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait