Tips Sukses Menjalankan Bisnis Konsultan Kredit

Di beberapa media periklanan, sering kita mendengar sebuah tagline bisnis yang berbunyi "Bingung menentukan sumber kredit anda? Hubungi saja kami!!!" Jargon bisnis tersebut merupakan bagian dari promosi para penyedia jasa konsultasi perkreditan. Seorang konsultan kredit berperan untuk memberi pertimbangan, penjelasan, dan nasihat mengenai lembaga keuangan yang paling tepat bagi para kliennya. Melalui bantuan pihak konsultan kredit, seorang klien tidak akan merasa keliru dalam memilih lembaga keuangan atau paket kredit yang cocok dengan kondisi keuangannya.

Apa saja prospek dan kelebihan menjalankan bisnis jasa sebagai konsultan kredit?

konsultan kredit1. Setiap hari ada banyak orang maupun perusahaan yang masih bingung dalam menentukan atau cara mengajukan kredit keuangan di sebuah lembaga keuangan. Oleh karena itu, prospek jasa konsultan kredit cukup potensial untuk dijalankan. 
2. Proses operasional bisnis ini tidaklah terlalu ribet atau memerlukan modal yang banyak. Hanya cukup sebuah kantor kecil dan wawasan yang komplit mengenai perkreditan, anda akan dapat menjalankan usaha ini.
3. Peluang bisnis jasa ini menjanjikan pendapatan yang menggiurkan. Anda bisa memperoleh komisi dari kedua belah pihak, peminjam dan pemberi pinjaman yang besarnya 1% hingga 5%. Sehingga semakin banyak jumlah klien yang anda layani, serta semakin besar jumlah pinjaman tersebut, maka komisi anda juga semakin berlipat.

Bagaimanakah cara dan persiapan memulai usaha jasa konsultan kredit?

1. Langkah pertama adalah pengumpulan informasi mengenai sistem dan persyaratan perkreditan dari berbagai lembaga keuangan, baik bank nasional maupun lembaga keuangan lokal di daerah anda, termasuk juga koperasi dan lembaga perkreditan swasta. Untuk mendapatkan informasi yang lengkap, Anda dapat mengunjungi secara langsung satu per satu lembaga keuangan tersebut, atau mencari informasi melalui alamat website yang dimilikinya.

2. Langkah kedua setelah anda mempelajari dan memahami regulasi masing - masing lembaga keuangan adalah mempersiapkan tempat usaha, termasuk sarana prasarananya, seperti komputer, saluran telepon, meja kerja, dan sebagainya.

3. Langkah selanjutnya adalah menetapkan biaya jasa atau ongkos atau komisi yang berhak anda terima dari klien, mulai dari 1% hingga 10% dari total kredit yang diajukan klien. Biasanya semakin besar jumlah kredit yang diajukan, semakin kecil persentase yang dikenai kepada klien.

Langkah-langkah Menjalankan Bisnis Jasa Konsultan Kredit
Setelah usaha anda siap beroperasi, maka berarti anda menuju ke tahap pelaksanaan. Lakukan promosi dengan memasang iklan di berbagai tempat yang strategis, misalnya pasar, di lokasi pabrik, di perumahan, terminal, di kawasan perkantoran, dan sejenisnya. Untuk semakin memperbesar peluang pemasaran anda, lakukan juga promosi lewat media surat kabar dan internet.

Dalam melayani klien, ada beberapa tahap konsultasi yang wajib dilaksanakan. Pertama, Anda harus mengetahui secara pasti jenis pekerjaan atau bidang usaha yang dijalankan oleh klien. Kedua, anda harus mengetahui jumlah dana yang dibutuhkan klien, jumlah penghasilan per bulan, dan agunan apa yang akan menjadi barang jaminan. Tahap ketiga, anda melakukan analisis dan menyimpulkan mengenai jenis kredit dan lembaga keuangan mana yang paling cocok dengan kondisi klien. Selanjutnya, sampaikan hal tersebut kepada klien anda, termasuk jumlah bunga yang harus dibayar, besar cicilan pokok per bulan, lamanya pelunasan, persyaratan yang harus dipenuhi, dan proses yang harus dilalui, serta sanksi yang dihadapi jika terjadi kredit macet. Jika klien merasa setuju dengan anjuran anda, maka anda tinggal mengurus proses pengajuannya. Namun hal ini dapat dilakukan oleh klien sendiri, tergantung kesepakatan bersama.

Apa saja yang harus dilakukan agar sukses menjalankan bisnis jasa konsultan kredit? 
Secara sederhana yang perlu anda lakukan adalah menjalin relasi kerjasama dengan berbagai lembaga keuangan agar dapat memperoleh jalur cepat dalam pencairan kredit sehingga dapat memuaskan klien Anda. Selain itu, anda harus pro aktif dalam membantu klien anda, sehingga mereka akan merasa lebih mudah mengajukan kredit melalui jasa anda. Salam kerja & usaha!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait