Patung Ogoh-ogoh Mini, Bisnis Musiman Menjelang Nyepi

Pada bulan Maret, umat Hindu di Pulau Bali merayakan hari raya tahun baru versi kalender Hindu, yang dikenal dengan Hari Raya Nyepi. Penyambutan pergantian tahun menurut perhitungan kalender ├žaka tersebut juga dirayakan dengan cukup meriah, yakni dengan mengarak patung - patung raksasa mengelilingi wilayah desa (kampung), tepat satu hari sebelum Nyepi. 

jual ogoh-ogoh miniPatung Ogoh-ogoh yang menggambarkan sosok makhluk-makhluk astral tersebut diarak mengelilingi masing-masing wilayah desa adat. Dianggap sebagai simbol kekuatan negatif dari alam dan dinetralkan dengan upakara tertentu agar tidak mengganggu warga saat melakukan tapa brata pada hari Nyepi. Pawai Ogoh-ogoh merupakan salah satu atraksi yang menarik dan sering menyedot perhatian masyarakat, baik lokal maupun pendatang (wisatawan), bahkan anak-anak pun sangat antusias menyaksikan dan mengikuti parade sakral tersebut.

Menurut Made Wirawan, jika dahulu pawai Ogoh-ogoh hanya dilakukan oleh kaum dewasa, kini anak-anak pun turut berpartisipasi mengarak Ogoh-ogoh dengan ukuran yang lebih kecil (mini). Antusiasme tersebut menjadikan bisnis pembuatan Ogoh-ogoh mini laris manis menjelang hari raya Nyepi.

Para pengerajin dan seniman patung di pulau Bali menjadi sangat sibuk di bulan Maret. Mereka membuat beragam bentuk Ogoh-ogoh mini. 

ogoh-ogoh anak anak
Anak-anak mengarak Ogoh-ogoh
Harga yang dibandrol untuk satu buah patung Ogoh-ogoh adalah bervariasi, tergantung bahan, ukuran dan lama pengerjaan. Bahan yang dipakai untuk pembuatan Ogoh-ogoh mini terdiri dari berbagai jenis, yakni gabus, spons atau steroform. Harganya mulai dari 200 ribu rupiah hingga mencapai 1 jutaan rupiah. Tidak hanya dijajakan di pinggir jalan, Ogoh-ogoh mini dengan berbagai macam bentuk dan harga pun kini juga dijual/dipesan secara online.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait