Tips Membuat Iklan Televisi yang Bagus

Bagaimanakah caranya membuat iklan televisi yang bagus? 

Iklan di televisi menjadi salah satu cara mempromosikan produk atau jasa yang cukup efektif. Apalagi saat ini, hampir sebagian besar rumah tangga di Indonesia telah memiliki pesawat televisi. Dan bahkan jumlah stasiun televisi yang beroperasi di tanah air juga semakin banyak dan beragam, sehingga memberikan pilihan yang semakin banyak bagi para pengusaha dan perusahaan.

iklan tv
Untuk klien kecil dan iklan dengan anggaran terbatas, pihak stasiun televisi biasanya menawarkan untuk memproduksi iklan dengan biaya minimal. Mereka ingin menjual waktu tayang, yang merupakan sumber pemasukan mereka, sehingga produksi iklan biasanya merupakan pertimbangan sekunder. Untuk iklan besar (iklan dari perusahaan besar), klien biasanya mempekerjakan perusahaan produksi karena anggaran yang disediakan juga besar. Mereka bersedia mengeluarkan biaya ratusan juta rupiah untuk mengiklankan produk bisnis mereka di televisi yang berdurasi 30-60 detik saja. Oleh sebab itu, iklan di televisi harus dibuat dengan penuh perhitungan.

Dalam berkreasi membuat iklan untuk media televisi, ada beberapa hal tertentu yang harus dilakukan dan yang sebaiknya tidak dilakukan. Berikut adalah langkah-  langkah yang wajib diperhatikan dalam memproduksi iklan televisi agar benar-benar efektif dan berkinerja bagus.

1. Tentukan dan pahami apa tepatnya yang Anda jual atau ditawarkan ke konsumen.

2. Tetapkan satu atau beberapa alasan mengapa konsumen harus membeli produk diiklankan tersebut.

3. Tentukan jenis iklan seperti apa yang akan diproduksi, apakah iklan gambar bergerak, hanya berupa teks, dan sejenisnya. Tentukan pula jenis musik  dan suara background yang akan dipakai sebagai suara latar atau narasi. 

4. Setelah langkah ketiga di atas, tulis copy (teks) untuk iklan tersebut. 

5. Masukkan gambar sesuai kata-kata. 

6. Tentukan talent (aktor) atau model untuk iklan itu (jika ada). Sesuaikan dengan produk yang diiklankan, artinya jika mengiklankan produk minuman berenergi tentu aktor yang dipilih adalah sosok yang kuat dan lincah.

7. Jika telah selesai, coba tunjukkan rencana iklan tersebut ke klien untuk dikomentari. 

8. Jika masih terdapat bagian yang kurang pas, lakukan pengeditan iklan itu bersama perusahaan produksi atau stasiun televisi. 

9. Sebelum iklan 100% diluncurkan, ada baiknya melakukan uji coba ke hadapan pemirsa yang sesuai dengan target demografi. 

10. Buat perubahan sesuai dengan saran dan masukan dari pemirsa.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait