10 Penyebab Iklan Tidak Sukses

Setiap perusahaan, baik itu perusahaan besar, perusahaan kecil, maupun ukm perlu melakukan promosi melalui periklanan guna memperkenalkan produk dan menarik calon konsumen lebih banyak. Dalam aktivitas periklanan tersebut, tentu ada jumlah anggaran dana yang wajib disiapkan, bahkan hingga 30%.`Dalam melakukan kampanye periklanan, tim marketing harus berupaya membuat strategi periklanan yang tepat, sehingga iklan yang diluncurkan tersebut berkinerja efektif.

Lalu, hal apa yang membuat sebuah iklan tidak efektif? Di mana letak kesalahan dalam beriklan? Ada paling tidak 10 kesalahan yang paling umum dilakukan dalam beriklan (advertising), yakni:

iklan mobil
Iklan di body mobil
#1. Iklan dibuat secara mendadak dan tergesa-gesa,  ltanpa waktu yang cukup untuk melakukan riset dan perencanaan iklan. 

#2. Pembuatan, pemasangan, atau penayangan iklan ditujukan pada orang-orang yang salah. Oleh karena itu, salah satu tahap awal dalam membuat iklan adalah menentukan target pasar yang ingin dituju.

#3. Iklan dibuat tidak profesional, kurang jelas, berantakan dan membingungkan. Agar dapat menyampaikan pesan, iklan harus dibuat secara jelas dan terarah agar mudah dimengerti target konsumen.

#4. Tidak membuat produk atau jasa terlihat cukup menarik bagi konsumen. Banyak produk hebat dan berkualitas yang mengalami kegagalan karena iklan yang ditampilkan tidak membuatnya menjadi atraktif.

#5. Iklan ditampilkan pada media yang salah. Ada beragam pilihan media sebagai sarana memasang iklan, seperti surat kabar, internet, televisi, radio, brosur, papan baliho dan sebagainya. Anda harus benar-benar cermat menentukan pilihan media yang paling baik dan sesuai dengan iklan anda. Jangan sampai biaya yang anda keluarkan untuk beriklan menjadi sia-sia hanya salah memilih media.

#6. Iklan hanya ditampilkan pada satu media saja. Jika anda punya budget lebih,  mengapa tidak mencoba memasang iklan di beberapa media iklan. Selang beberapa waktu, anda akan dapat mengetahui media apa yang paling efektif bagi produk Anda.
#7. Iklan ditampilkan pada waktu dan moment yang kurang tepat, contohnya jika anda mengiklankan produk kue Natal pada bulan Januari, maka iklan anda akan memberikan konversi yang kecil.

#8. Iklan kurang menonjol di antara iklan-iklan lain. Iklan yang terlihat biasa-biasa saja dan tanpa memiliki sesuatu yang spesial akan membuat minat calon konsumen kurang greget.

#9. Tidak memberikan alasan bagi konsumen untuk segera bertindak. Iklan harus dibuat provokatif agar calon konsumen menjadi persuasif. Namun, dilarang untuk berlebihan, apa lagi memberikan informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan (menipu).
   
#10. Tayangan iklan dihentikan sebelum iklan tersebut bisa bekerja atau kurang mengulang iklan. Anda harus memberikan target waktu sebuah iklan bekerja untuk bisnis anda. Kesimpulan efektivitas sebuah iklan tidak dapat disimpulkan dalam waktu yang singkat. Intinya anda harus menentukan batasan waktu yang jelas terhadap interval waktu bagi iklan produk anda.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait