Ini Prediksi Tren Bisnis Tahun 2015

Seperti apa tren di dunia usaha tahun 2015 ini? Sebelumnya silakan lihat catatan Tren Bisnis Tahun 2014!

Tren makro yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya merupakan salah gambaran yang bisa menunjukkan seperti apa tren bisnis di tahun ini. Beragam data riset dan penelitian yang berkaitan dengan bisnis dapat menjadi tumpuan dalam memprediksi tren apa yang akan naik dan turun. Nah, dikutip dari global-influences.com, inilah trend snapshots 2015 dalam dunia bisnis secara global.

Tren Self - Tracking
tren bisnis tahun 2015Smart living menjadi sebuah konsep hidup yang didambakan banyak orang. Untuk mewujudkan smart living atau hidup cerdas tersebut, diperlukan beragam perabotan dan peralatan dengan teknologi canggih yang menunjang kehidupan sehari-hari sehingga hidup terasa efesien, nyaman, dan praktis. Pada tahun 2015 ini, bagian dari konsep smart living yang tampaknya akan ngetren adalah pemakaian aplikasi kesehatan yang mampu menyajikan data kesehatan pribadi secara real time. Saat ini, ada sekitar 40.000 aplikasi mobile bertemakan kesehatan yang digunakan untuk memonitor (self tracking) kebugaran diri, menghitung pengeluaran kalori, progesifitas pengobatan tubuh, dan sebagainya yang bisa didownload dan dimanfaatkan pada smartphone. Perkembangan data real-time tersebut akan mengubah model bisnis tradisional ke bentuk yang lain dengan mengutamakan pelayanan dan pengalaman yang lebih baik bagi para pelanggan. Kemajuan penggunaan aplikasi tersebut diprediksi bisa bernilai lebih dari $ 11.500.000.000 secara global pada 2017.

2. Circular Economy
Tahun 2015 merupakan masa untuk memantapkan penerapan Circular Economy, yang merupakan sebuah visi untuk memaksimalkan sumber daya dan meminimalkan limbah demi tercapainya green world. Jika pada tahun-tahun sebelumnya dalam dunia industri dan konsumsi, kita mengenal istilah linear economy yang prosesnya "make, use, dispose" (buat, gunakan, buang), maka pada circular economy diupayakan untuk bisa mendaur ulang secara berkelanjutan sehingga mampu mengurangi sampah serta menghasilkan nilai ekonomi tersendiri. Cina telah mengadopsi konsep Ekonomi Sirkular tersebut dan industri daur ulang direncanakan bernilai £ 183.000.000.000 pada tahun 2015.

3. Pertumbuhan Betrapreneurship
Betrapreneurship berasal dari kata "better" artinya lebih baik, dan "preneurship" artinya kewirausahaan. Betrapreneurship merupakan kewirausahaan yang menekankan pada penciptaan sesuatu yang lebih baik dengan inovasi yang bersifat disruptive (mengganggu atau menggoda perusahaan besar) sehingga mampu mengambil keuntungan dari inovasinya. Betrapreneurship diharapkan akan muncul pada pengusaha - pengusaha kecil atau startup sehingga mampu mandiri, kuat, dan memiliki daya saing yang tinggi. Betapreneurs yang profesional dibangun melalui proses trial and error untuk membuat inovasi hebat dalam sebuah tim yang ramping.

4. Bisnis Belajar Jarak Jauh
kelas jauh
Augmented reality dan kelas jarak jauh akan semakin ngetren di tahun 2015 ini. Era digital dengan dukungan kecepatan data yang handal dan luas membuat banyak hal bisa diakses dengan cepat di internet, termasuk untuk urusan pendidikan. Konsep lama "Campus-Centric" yang mengartikan bahwa belajar hanya harus datang ke sekolah, perlahan-lahan akan berkolaborasi dengan  Digital-Centric sehingga bisnis edukasi dalam bentuk MOOCs (Massive Open Online Courses) semakin berkembang pesat di tahun 2015 ini.

5. Proteksi Reputasi Online
Kebebasan menggali informasi dan berekspresi di dunia maya telah kita rasakan sejak tahun-tahun sebelumnya, dan tampaknya akan semakin meluas seiring banyaknya platform sosial media. Hal ini membuat para perusahaan berupaya menjaga nama baiknya agar tidak tercemar di dunia online. Reputasi yang baik di dunia maya adalah laksana mata uang yang paling berharga. Oleh karena itu, jika diumpamakan maka perusahaan harus membangun sebuah jembatan (hubungan), bukan sebuah dinding tembok (batasan) yang menghalangi koneksi dengan pelanggan. Secara global, 65% orang percaya bahwa praktik bisnis yang transparan dan jujur ​​adalah kunci dari reputasi perusahaan dan kepercayaan.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait