Cara Menjadi Kaya dalam Bisnis Properti

Banyak pengusaha yang menjadikan kepemilikan properti sebagai sebuah investasi untuk mem-back up bisnis utama mereka. Terjun ke bisnis properti merupakan investasi modal yang memiliki banyak keunggulan, antara lain nilainya selalu meningkat, dapat menghasilkan pendapatan tambahan melalui penyewaan properti, dan juga dapat dijadikan jaminan (agunan) ketika mengajukan permohonan penambahan modal usaha. Seiring berlalunya waktu, nilai properti akan terus bertambah. Bahkan di beberapa wilayah, khusus pada kawasan yang sedang berkembang, nilai suatu properti dapat meningkat berkali-kali lipat hanya dalam waktu 2-3 bulan saja.

Seorang pakar dan praktisi properti asal Amerika Serikat yang bernama W. Eldred, PhD telah merumuskan sebuah kerangka kerja yang diberi istilah DUST, yakni Demand, Utility, Supply, dan Transfer. Kerangka DUST ini dipakai untuk menciptakan kekayaan dalam bisnis properti dan berfokus pada 6 langkah, yakni:

bisnis propertiLangkah #1 Tentukan Tujuan Bisnis
Tujuan bisnis yang dimaksud adalah lebih menitikberatkan pada pengenalan diri sendiri, yang mencakup sumber daya pribadi dan keuangan (modal) yang dimiliki.

Langkah #2 Persiapan untuk Investigasi
Setelah anda menetapkan tujuan bisnis anda, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan investigasi yang bertujuan untuk mengetahui studi pasar dan analisis investasi. Apa saja langkah-langkah yang patut ditempuh untuk tindakan investigasi tersebut? 
  • Anda perlu memperhatikan data tentang berbagai segmen pasar, kemudian menaksir potensi nilai dari sebuah produk properti. 
  • Anda wajib memahami properti secara fisik yang meliputi ukuran luas, nilai bangunan, perpajakan, dan dokumen perizinan suatu properti.
  • Anda sebaiknya mendalami dan menguasai wawasan wilayah geografi dari suatu properti, termasuk juga karakter masyarakat sekitarnya. 
  • Investigasi pula hal yang terkait dengan waktu, karena beberapa jenis properti memiliki masa tren tersendiri.

Langkah #3 Memahami Elemen Nilai
Pada intinya, yang dimaksud elemen nilai adalah sebagai pengumpulan data properti dan pasar selengkap mungkin. Dalam elemen nilai ini, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui, yakni: permintaan, utilitas, kompetitor, metode promosi, dan keadministrasian (misal perjanjian kontrak).

Langkah #4 Menaksir Nilai Properti
Poin ini adalah yang paling krusial dalam mencapai kesuksesan bisnis properti. Ketika anda dapat memberi taksiran nilai suatu properti dari berbagai kemungkinan, entah itu dari sudut pandang konsumen ataupun tujuan investasi keuangan yang diharapkan. Menaksir nilai suatu properti meliputi pendekatan biaya, pendekatan perbandingan penjualan, pendekatan pendapatan,  dan mencari profit dari nilai investasi tersebut.

Langkah #5 Memadukan dan Memutuskan
Ada tiga macam teknik yang digunakan dalam melakukan poin ke lima ini, yakni pendekatan perbandingan penjualan atau dikenal juga dengan teknik pendekatan pasar, pendekatan biaya, dan pendekatan pendapatan (laba bersih).

Langkah #6 Menjalankannya secara Maksimal
Langkah terakhir dalam bisnis properti yang sukses adalah melakukannya dengan sebaik-baiknya, yang juga mencakup tentang cara pengawasan serta merevisi strategi yang telah digunakan. Demikian sekilas informasi tentang langkah sukses berbisnis properti. Salam kerja & usaha!!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait