Usaha Kecil Pembuatan Nugget Ikan

Nugget merupakan salah satu produk kuliner yang banyak digemari masyarakat di seluruh dunia. Kata nugget berasal dari bahasa Inggris yang berarti gumpalan atau bongkahan. Pada mulanya, bahan nugget adalah daging ayam, sehingga lebih banyak orang yang mengenal istilah chicken nugget. Namun, saat ini bahan utama pembuatan Nugget dapat dibuat dari berbagai olahan bahan, misalnya sayuran, keong dan juga daging ikan.

Bila di wilayah anda, merupakan salah satu sentra penghasil ikan, maka anda bisa mengembangkan wirausaha dalam produksi nugget ikan, seperti yang dilakukan oleh pengusaha kecil di kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Bahan utama yang digunakan dalam nugget sehat tersebut adalah ikan patin yang mengandung omega 3 sehingga baik untuk perkembangan dan kecerdasan otak serta kandungan vitamin D untuk pertumbuhan tulang. Ikan patin yang bernama latin Pangasius Sutchi adalah spesis ikan air tawar yang mengandung lemak tak jenuh yang baik untuk menjaga kesehatan jantung. Seekor ikan patin yang sudah dewasa dapat mencapai berat lebih dari 2 kg. Dalam membuat produk nugget dari daging ikan patin sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Yang pertama dilakukan adalah membersihkan kulit ikan patin dan bagian perutnya. Setelah itu, daging ikan dipotong kecil-kecil agar mudah saat diblender (penggilingan).

Anda juga perlu menyiapkan bahan bumbunya, antara lain berupa gula pasir, bawang bombay, bawang putih, merica putih, susu bubuk, garam, dan roti tawar. Untuk memperkuat rasa, anda juga bisa menambahkan penyedap rasa dalam adonan nugget ikan patin tersebut, baik alami maupun buatan pabrik.

Daging ikan patin
Dalam mengolah bumbu, langkah pertama adalah memotong kecil-kecil bawang bombang dan bawang putih, dan selanjutnya ditumis. Daging ikan patin yang telah dipotong kecil-kecil dimasukan ke dalam blender. Tambahkan air es ke dalam blender agar kesegaran ikan patin tetap terjaga. Setelah daging ikan menjadi sedikit halus, maka berikutnya adalah memasukan bumbu, lalu dicampurkan (blender) agar rasanya merata. Tahap selanjutnya adalah pengukusan yang dilakukan selama 45 menit hingga 1 jam. Setelah proses pengukusan, angkat nugget dan potong-potong dengan bentuk dan ukuran sesuai selera. Lumuri nugget dengan kuning telur dan tepung roti, dimana tujuannya agar membuat rasa nugget menjadi lebih gurih. Setelah proses itu, nugget telah siap untuk digoreng dan dikonsumsi.

Untuk penyimpanan, nugget yang belum digoreng tersebut harus ditaruh di lemari pendingin (freezer). Sehingga jika dipasarkan ke toko atau pedagang, maka syaratnya harus memiliki lemari pendingin. Demikian sekilas gambaran wirausaha pembuatan Nugget dari ikan patin. Salam kerja & usaha!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait