Inilah Tren Di Dunia Kerja Tahun 2015

Setiap tahun di berbagai bidang pasti akan ada hal baru yang menjadi tren global, seperti tren fashion, kecantikan, tren bisnis, kuliner, hobi, dan sebagainya, termasuk juga tren di tempat kerja. Berikut adalah beberapa tren di dunia kerja yang diprediksi populer pada tahun 2015.

Perusahaan Akan Merekrut Gen Z sebagai Tenaga Magang
Pada tahun 2015 ini, sebagian perusahaan akan mulai mencoba merekrut angkatan kerja muda yang disebut Gen Z. Jika dalam satu dekade terakhir, rekrutmen tenaga kerja didominasi oleh Gen Y, maka pada tahun ini Generation Z akan mulai dipertimbangkan oleh para manager personalia. Gen Z adalah generasi yang lahir dari tahun 1994 hingga 2010.

tren dunia kerja tahun 2015
Generasi Milineum Akan Mengambil Estafet Kepemimpinan Bisnis
Gen Y atau juga disebut generasi milenium adalah mereka yang lahir antara tahun 1980 sampai tahun 2000. Dalam tren di tempat kerja 2015, para generasi ini akan mulai menduduki jabatan-jabatan penting di perusahaan. Beberapa tahun lalu, menurut laporan PayScale.com, hampir 13% Gen Y di Amerika Serikat telah menjadi manajer, dan di tahun ini angka tersebut akan meningkat pesat seiring banyaknya senior yang mulai mengundurkan diri dari kancah dunia kerja (pensiun).

Pimpinan yang Jujur dalam Dunia Kerja Paling Dihormati 
Pemimpin tidak hanya harus pandai, inspiratif dan mendidik, mereka harus dapat menanamkan kepercayaan melalui kejujuran. Pemimpin perusahaan wajib mengedepankan kejujuran dan transparasi. Menurut penelitian terbaru diketahui bahwa hampir sekitar 52% dari Gen Y dan Gen Z mengharapkan pemimpin yang jujur dan perusahaan yang terbuka, seperti yang telah diterapkan oleh Whole Foods. Kebijakan perusahaan mereka adalah bahwa semua karyawan dapat dengan mudah mencari data gaji atau bonus dari tahun sebelumnya.   

Perusahaan Akan Semakin Intens Memanfaatkan Jejaring Sosial
Para pekerja dan juga konsumen lebih senang untuk melihat postingan sosial media ketimbang siaran pers dan update di website perusahaan. 58% orang lebih cenderung ingin bekerja di sebuah perusahaan jika mereka diizinkan menggunakan media sosial dan lebih dari 20% akan betah tinggal di perusahaan mereka jika mereka menggunakan media sosial.

Wanita Akan Terus Merebut Posisi Penting di Tempat Kerja
Percakapan mengenai kehebatan sosok perempuan dalam dunia bisnis akan tetap terdengar di tahun 2015 ini. Penelitian baru juga menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan sukses secara finansial karena memiliki 37% dari para pemimpin mereka adalah kaum perempuan dan 12% adalah perempuan yang berpotensi tinggi.

Kesenjangan Keterampilan Semakin Melebar
Menurut pendapat yang diutarakan oleh Dan Schawbel (Kontributor Forbes), diketahui bahwa kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki angkatan kerja dengan kebutuhan yang diperlukan di lapangan semakin tidak sesuai. Artinya, apa yang mereka peroleh di bangku sekolah ternyata kurang sinkron dengan keterampilan yang harus mereka miliki sesuai perkembangan zaman.

Banyak Perusahaan Kemungkinan Menghadapi Retensi Pekerja
Pada tahun 2015, banyak perusahaan akan berurusan dengan masalah retensi pekerja yang selalu mencoba mencari pekerjaan lain yang lebih baik. Menurut data survey, ada sekitar 86% karyawan tetap yang berpikir untuk mencari job lain di luar pekerjaan mereka saat ini. Satu-satunya hal yang dapat dilakukan perusahaan untuk meningkatkan level retensi adalah dengan menciptakan budaya kerja yang unggul di mana karyawan memiliki teman, terlibat dalam pekerjaan mereka dan mendapatkan tunjangan.

Pertumbuhan Penggunaan Aplikasi Mobile dalam Rekrutmen Pekerja
Tahun 2015, pengguna smartphone akan semakin meningkat. Hal tersebut membuat banyak calon angkatan kerja yang lebih menggunakan ponsel pintarnya untuk mencari lowongan pekerjaan ketimbang membaca lowongan kerja di koran atau majalah.Saat ini, khususnya di kawasan Amerika, 83% para pencari kerja telah menggunakan smartphone.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait