10 Bisnis Menguntungkan di Tahun 2015

Seperti yang telah diuraikan pada tahun lalu tentang bisnis prospektif tahun 2014, bahwa untuk memprediksi peluang usaha yang bakalan cerah, maka salah satu indikatornya didasarkan pada situasi global dan kebijakan - kebijakan yang akan diterapkan pemerintah. Nah, berpatokan pada hal tersebut, maka situs kerjausaha.com mencoba menyajikan beberapa daftar peluang bisnis yang diprediksi cukup menjanjikan jika dijalankan di tahun 2015 ini.

Apa sajakah bisnis yang menguntungkan tersebut?

BISNIS TAHUN 20151. Bisnis Asuransi
Prospek bisnis asuransi terus mengalami pasang surut, dan di tahun 2015 ini, bisnis asuransi tampaknya mulai bersinar kembali. Bahkan sejak empat - lima tahun lalu, banyak perusahaan asuransi asing yang mulai merambah ke pasar dalam negeri, khususnya yang menyasar bidang kesehatan. Di tahun 2015, pemerintah juga tengah gencar melakukan sosialisasi asuransi kesehatan masyarakat yang dikenal dengan program BPJS. Oleh sebab itu, menjadi bagian dari suatu jaringan bisnis asuransi di tahun 2015 ini merupakan pilihan yang bagus.

2. Bisnis Start Up Teknologi
Perusahaan perintis (start up) dalam bidang teknologi juga tampaknya akan mengalami perkembangan yang positif di tahun 2015 ini. Di Indonesia, trend start up company memang tak sebagus seperti di Silicon Valley, Amerika Serikat. Namun, ternyata di Indonesia telah banyak berdiri perusahaan - perusahaan pemula, khususnya yang bergerak di dunia teknologi aplikasi, seperti game developer, e-commerce, instant messaging, dan sebagainya. Para investor dunia pun mulai melirik perusahaan - perusahaan start up Indonesia agar bisa didanai sehingga mampu berkembang, bersaing dan menghasilkan profit yang menjanjikan. Oleh karena itu, terjun ke bisnis Start Up Teknologi cukup potensial mendatangkan keuntungan dalam lima tahun ke depan.

3. Bisnis Gadget
Para penggiat bisnis Gadget seperti smartphone, komputer tablet, smart watch, dan sebagainya pada tahun 2015 ini tampaknya masih menjanjikan keuntungan. Tiap hari puluhan model dan seri gadget terus membanjiri pangsa pasar di dalam negeri, dan sebagian besar konsumen di Indonesia pun tak pernah merasa bosan mengikuti tren teknologi mobile yang terbaru. Oleh sebab itu, terjun ke bisnis pemasaran gadget beserta sarana penyokongnya, seperti charger, power bank, cassing, dan pulsa, masih tampak profitable di tahun 2015 ini.

4. Waralaba Makanan / Minuman
Tergabung dalam jaringan bisnis waralaba, baik sebagai franchisees atau pun franchisor juga masih berprospek cerah di tahun 2015 ini. Hal ini tidak terlepas dari pertumbuhan bisnis waralaba di Indonesia, baik dari segi jumlah maupun jenis bisnisnya. Bidang waralaba yang bisa anda bangun dengan modal kecil dan cepat mendatangkan hasil adalah franchise makanan atau minuman. Anda bisa ketahui lebih mendetail tentang aneka waralaba Makanan di link ini.

5. Bisnis Properti dan Konstruksi
bisnis properti tahun 2015
Stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang dialami negara Indonesia dalam 5 tahun terakhir menyebabkan kemampuan daya beli masyarakat juga meningkat, sehingga produk-produk yang termasuk kebutuhan primer hingga tersier, seperti rumah layak huni mulai dipikirkan untuk dimiliki, meskipun dengan cara angsuran. Dalam satu tahun ke depan ini, bisnis Properti tampaknya juga tetap menjanjikan. Berkaitan dengan properti, maka usaha penyediaan bahan konstruksi seperti baja ringan dan atap logam juga diprediksi berimbas positif. 

6. Bisnis Toko Online
Perkembangan internet di Indonesia, baik dalam hal teknologi, coverage, hingga jumlah pengguna terus mengalami peningkatan. Hal ini mendorong banyak pebisnis untuk menyediakan transaksi jual beli secara online demi meningkatkan omset penjualan serta memperluas jangkauan pemasaran. Para konsumen di Indonesia pun sudah mulai menyadari kemudahan dan kenyamanan berbelanja secara online, meskipun tak sedikit yang masih merasa ragu dan takut bertransaksi di dunia maya. Oleh karena itu, perkembangan bisnis online shop pada tahun 2015 diperkirakan semakin bersinar.

7. Bisnis Hijau 
Bisnis hijau maksudnya kegiatan usaha untuk menghasilkan produk-produk yang berbahan alami (back to nature). Bisnis hijau tampaknya juga berpeluang cerah, yang dilatarbelakangi oleh kesadaran sebagian masyarakat tanah air akan pentingnya manfaat produk-produk alami. Oleh sebab itu, melakoni bisnis hijau, seperti jamu tradisonal, produk herbal, dan restauran slow food cukup prospektif di tahun 2015 ini.

8. Bisnis Terkait AFTA
Pada tahun 2015 ini, negara-negara kawasan se-Asia Tenggara, seperti Singapura, Malaysia, Brunei, Thailand dan termasuk Indonesia telah sepakat untuk melakukan perdagangan bebas yang dikenal dengan AFTA (ASEAN Free Trade Area). Dengan adanya kesepakatan ini, maka kegiatan ekspor impor akan semakin intens. Oleh sebab itu, para pelaku eksportir dan importir pasti akan merasakan efek positif di tahun 2015 ini. Bisnis lain yang juga terkena imbas positif dari AFTA adalah bisnis di bidang akomodasi. Pertumbuhan bisnis akomodasi, seperti perhotelan dan jasa transportasi, bukan hanya sekedar didorong oleh kunjungan wisatawan saja, tetapi juga kedatangan para pebisnis yang ingin melakukan aktivitas bisnisnya. Nah, pada tahun 2015 ini yang bertepatan dengan dimulainya AFTA, tentu akan banyak datang pebisnis Asia dan para pekerjanya ke Indonesia dengan beragam keperluan, dan mereka pasti butuh akomodasi.

9. Bisnis Jasa Praktis
Di era modern ini, masyarakat lebih suka dengan hal yang instant dan praktis. Oleh sebab itu, bisnis jasa yang menyediakan layanan praktis sangat digandrungi konsumen, misalnya jasa laundry, jasa cuci sepeda motor, jasa cuci helm, dan sejenisnya. Jika anda tertarik dengan bisnis laundry, silakan baca di sini, atau pada link ini untuk artikel tentang cara memulai wirausaha jasa cuci helm.

10. Pengolahan Produk Kelautan
Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa dalam strategi pangan Indonesia yang digagas oleh pemerintahan Jokowi - JK, akan lebih mengutamakan pemanfaatan sumber daya kelautan, mengingat 2/3 wilayah Indonesia adalah berupa teritorial maritim. Pemerintah dalam hal ini dimotori oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, tentu akan memberi perhatian ekstra terkait dengan sumber daya kelautan tersebut, termasuk hasil produk industri dan pemasarannya. Oleh sebab itu, jika usaha anda terkait dengan pemanfaatan dan pengolahan hasil laut, seperti ikan, kerang, rumput laut, dan sejenisnya, maka di tahun 2015 ini harus dioptimalkan untuk memperoleh keuntungan maksimal, sejalan dengan besarnya perhatian pemerintah di bidang maritim.

Demikian sekilas informasi mengenai jenis ragam bisnis yang diprediksi cukup menjanjikan dilakukan di tahun yang bershio Kambing Kayu ini. Salam kerja & usaha!!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait