Bagaimana Cara Memulai Bisnis saat Punya Bayi

Kehadiran seorang anggota baru dalam suatu keluarga merupakan anugrah yang indah. Bahkan banyak orang yang tidak bersabar menantikan kehadirannya. Bagi wanita karier, kelahiran seorang bayi bisa saja membawa dilema tersendiri karena diapit oleh dua kepentingan yang berbeda. Lalu, bagaimanakah cara anda mengkolaborasikan kedua hal tersebut. Berikut tips - tips yang bisa anda terapkan dalam mendirikan bisnis sembari merawat anak bayi.

1. Pertama yang harus anda lakukan adalah menganalisis dan menghitung seberapa besar biaya kebutuhan bulanan keluarga anda. Kemudian selanjutnya anda harus mampu mengenali kemampuan dan bakat anda. Dengan kedua hal tersebut, anda akan dapat menentukan jenis bisnis yang paling sesuai dengan kondisi anda. Artinya penghasilan bisnis yang anda jalankan tersebut dapat menutupi kekurangan finansial keluarga anda tanpa terlalu banyak mengurangi intensitas waktu anda kepada si bayi.

bayi sehat2. Jika anda telah menemukan ide bisnis yang cocok dengan diri anda, maka susunlah rencana usaha yang tepat. Bila anda ingin mendapatkan penghasilan yang cepat, maka melakoni bisnis jasa adalah solusinya. Usaha yang memproduksi barang-barang tertentu biasanya lebih lambat dalam sirkulasi finansial.

3. Kebutuhan uang saat memiliki bayi biasanya bertambah banyak. Oleh sebab itu, anda jangan tergoda dengan diskon-diskon barang belanjaan. Aturlah keuangan agar bisa berhemat demi memenuhi kebutuhan rumah tangga dan untuk anggaran usaha anda. Namun, jangan terlalu berhemat untuk hal-hal yang penting, seperti untuk membayar premi asuransi.

4. Lakukan pola hidup yang seimbang  (balance) antara karir dan keluarga, khususnya pada si baby yang memerlukan perlakuan ekstra. Jika keadaan terpaksa, anda bisa memanfaatkan jasa baby sitter (pengasuh bayi) atau pusat penitipan anak. Manfaatkanlah waktu luang sebaik-baiknya (misal saat bayi tertidur) untuk mengerjakan kegiatan bisnis anda.

Demikianlah sekilas kiat-kiat dalam menjalankan wirausaha disaat sedang sibuk dengan aktivitas sebagai ibu yang tengah memiliki bayi. Salam kerja & usaha!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait