Tata Cara dan Syarat Permohonan Penerbitan TDP

Tanda Daftar Perusahaan yang disingkat TDP merupakan salah satu kelengkapan penting bagi para pelaku usaha di Indonesia. Tanda Daftar Perusahaan (TDP) adalah daftar catatan resmi yang diadakan menurut atau berdasarkan ketentuan undang-undang atau peraturan-peraturan pelaksanaannya, dan memuat hal-hal yang wajib didaftarkan oleh setiap perusahaan serta disahkan oleh pejabat yang berwenang. Dengan perolehan TDP, artinya perusahaan kita telah secara legal diakui keberadaannya oleh pemerintah.

Apakah dasar hukum yang melandasi aturan TDP tersebut?
Beberapa peraturan pemerintah yang terkait dengan penerbitan Tanda Daftar Perusahaan antara lain: Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan dan SK Menperindag No. 596/MPP?Kep/9/2004 tentang Standar Penyelenggaraan Wajib Daftar Perusahaan.

Perusahaan jenis apa sajakah yang wajib memiliki TDP tersebut?
contoh surat tdp
Setiap perusahaan wajib memiliki Tanda Daftar Perusahaan, baik perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas (PT), Perusahaan Perorangan, Persekutuan Komanditer (CV), Firma, Koperasi, atau pun Bentuk Usaha Lainnya (BUL), termasuk juga perusahaan asing yang berstatus agen, cabang, kantor pembantu, anak perusahaan, kantor pusat, perwakilan perusahaan, dan sejenisnya wajib mengurus administrasi TDP tersebut.

Apakah perusahaan yang termasuk UKM wajib memiliki Tanda Daftar Perusahaan?
Sesuai dengan rincian penjelasan dalam SK Menperindag No. 596/MPP?Kep/9/2004, disebutkan bahwa perusahaan atau kegiatan usaha yang dikecualikan dari kewajiban kepemilikan TDP terdiri dari: Perusahaan Negara yang berbentuk Perusahaan Jawatan (PERJAN); Perusahaan kecil perorangan; dan Usaha atau kegiatan yang bergerak di luar bidang perekonomian yang sifat dan tujuannya tidak semata-mata mencari keuntungan dan/atau laba.

Perusahaan kecil yang dimaksud dalam peraturan tersebut terdiri dari: perusahaan yang diurus dan dijalankan atau dikelola oleh pribadi pemiliknya sendiri yang mempekerjakan hanya anggota keluarganya sendiri; perusahaan yang benar-benar hanya sekedar untuk memenuhi keperluan nafkah sehari-hari pemiliknya; perusahaan yang tidak diwajibkan memiliki izin usaha atau surat keterangan yang dipersamakan dangan itu yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang; dan perusahaan yang tidak dalam bentuk badan usaha.

Selain itu, perusahaan yang bergerak diluar bidang perekonomian juga dibebaskan dari persyaratan TDP, misalnya usaha di bidang pendidikan, jasa notaris dan pengacara, dan bidang jasa kesehatan.

Bagaimanakah proses dan syarat mengajukan permohonan penerbitan Tanda Daftar Perusahaan?
Pendaftaran sebuah perusahaan, harus dilakukan dalam jangka waktu 3 bulan setelah perusahaan tersebut mulai beroperasi. Tempat pendaftaran dilakukan pada KPP (Kantor Pendaftaran Perusahaan) di masing-masing Kabupaten/Kota/Kotamadya tempat kedudukan perusahaan yang bersangkutan. Pengajuan permohonan ini dapat dilakukan oleh pemilik atau pengurus perusahaan secara langsung atau melalui perwakilan dengan bukti surat kuasa.

Dalam permohonan tersebut, pemohon wajib mengisi formulir dan menyiapkan dokumen-dokumen terkait, di antaranya: fotocopy akte pendirian perusahaan; fotocopy KTP pemilik atau penanggung jawab perusahaan; fotocopy Izin Teknis sesuai dengan bidang usahanya dari Pejabat yang berwenang (misal SIUP, HO, dsb); dan fotocopy NPWP perusahaan/perorangan. Jika berkas persyaratan telah lengkap, maka selambat-lambatnya sepuluh hari sejak formulir pendaftaran tersebut diterima, Kepala KPP Kabupaten/Kota/Kotamadya mensahkan pendaftaran perusahaan dan menerbitkan TDP.

Bagi perusahaan perdagangan, pengajuan permohonan TDP dapat dilakukan bersamaan dengan permohonan penerbitan SIUP. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan RI nomor 77/M-DAG/PER/12/2013.

Berapakah biaya pengurusan dan penerbitan TDP?
Masing-masing daerah memiliki peraturan tersendiri mengenai jumlah retribusi dari penerbitan izin TDP tersebut. Berikut diambil contoh biaya penerbitan TDP dari pemerintah daerah Kabupaten Kuantan Singingi, propinsi Riau (situs: kppt.kuansing.go.id):
Perusahaan dengan Investasi > Rp. 50.000.000,- sebesar Rp. 25.000,-
Perusahaan dengan Investasi > Rp. 50.000.000,- s/d 100.000.000,- sebesar Rp. 35.000,-
Perusahaan dengan Investasi > Rp. 100.000.000,- s/d 400.000.000,- sebesar Rp. 50.000,-
Perusahaan dengan Investasi > Rp. 400.000.000,- s.d 800.000.000,- sebesar Rp. 75.000,-
Perusahaan dengan Investasi > Rp. 800.000.000,- sebesar Rp. 125.000,-

Demikianlah sekilas informasi mengenai tata cara dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan Tanda Daftar Perusahaan. Salam kerja & usaha!!!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait