5 Kunci Sukses Jack Ma, Sang Pendiri Alibaba Group

Pada bulan September 2014, perusahaan ecommerce terbesar di China yang bernama Alibaba telah mendarat di lantai bursa saham Amerika, Wall Street. Dalam IPO perdananya tersebut, saham Alibaba dipatok sekitar $68 per lembar saham. Dengan kisaran harga tersebut, perusahaan yang didirikan oleh guru Bahasa Inggris ini kemungkinan akan meraup dana segar dari para investor sekitar 231 miliar dolar Amerika. Ketertarikan para penanam modal terhadap perusahaan e-commerce yang dinahkodai oleh CEO Jack Ma ini tidak terlepas dari prospek cerah bisnis perdagangan online di kawasan pasar Asia. Lalu, siapakah sosok Jack Ma yang kini dinobatkan sebagai orang terkaya di China?

Jack Ma atau Ma Yun adalah seorang pengusaha China yang lahir pada tahun 1964. Sebelum ia menjadi miliarder, ia pernah menjadi pengajar Bahasa Inggris di Hangzhou Electronics Technology College. Dalam perjalanan karirnya, Jack Ma pernah ditolak beberapa kali saat melamar pekerjaan, satu diantaranya ketika ia melamar di KFC. Dari 24 orang pelamar, hanya dirinya saja yang tidak lolos, sedangkan 23 orang lainnya berhasil menjadi karyawan restauran cepat saji tersebut.

pengusaha jack maLelaki yang pernah dinobatkan sebagai "Young Global Leader" ini, kini telah memiliki toko online raksasa di China. Pada awalnya ia adalah sosok orang yang tidak mengusai bidang teknologi Internet. Ia pertama kali menggunakan internet pada tahun 1995 saat ingin mencari kata `beer` dan `China`. Tapi saat itu, Ma tidak menemukan hasil pencarian yang diharapkan melalui internet. Atas bantuan temannya di Amerika, ia membuat sebuah website yang bertujuan menawarkan jasa translate dari bahasa China. Melalui web sederhana tersebut, Jack Ma dapat membangun koneksi dengan banyak orang dan akhirnya menjadi inspirasi berdirinya Alibaba Group. Jack Ma merintis bisnis onlinenya dari sebuah apartemen kecil dengan koneksi jaringan internet yang lambat. Melalui situs Alibaba.com, pria yang memiliki dua orang anak ini menjadi penghubung antara eksportir China dengan para konsumen di seluruh dunia.

Alibaba Group kini tengah menjadi salah satu raksasa retail online terbesar dunia, di bawah Wall-Mart, namun lebih besar dari gabungan Amazon dan eBay. Untuk bersaing di pasar Amerika dan China, Alibaba Group telah menginvestasikan 1 miliar dolar ke beberapa perusahaan start up seperti Uber, Lyft, ShopRunner, Fanatics, Tango dan Kabam.  

Dengan pencapaian bisnis yang signifikan, tentu Jack Ma tidak mendapatkanny secara mudah. Ada berbagai strategi dan usaha ekstra yang dilakukan oleh Entrepreneur internet ini. Apa saja yang mendorong kesuksesan seorang Jack Ma dalam membangun bisnis toko onlinenya?

1. Memiliki Visi Besar dan Membangun Jaringan
Ketika merintis bisnisnya, Jack Ma memiliki keyakinan bahwa internet akan mampu menjembatani dunia bisnis, khususnya bagi warga China. Untuk mewujudkan visinya tersebut, Jack Ma membangun koneksi yang kuat, dimana awalnya ia menarik dana investasi dari teman-temannya.

2. Jeli Meneropong Peluang
Dibalik masalah besar ternyata kemungkinan ada peluang besar. Ketika Jack Ma mulai mendirikan bisnis e-commerce, ia melihat bahwa masalah utama yang sering dihadapi oleh pengusaha kecil di China kala itu adalah minimnya infrastrutur dan  pihak-pihak mentor yang menjadi jembatan bagi para pengusaha kecil. Dan akhirnya Jack Ma membaca lalu memanfaatkan kondisi tersebut menjadi peluang potensial.

3. Inovatif, Krearif dan Berpikir Unik
Orang-orang yang sukses dalam pencapaian finansial adalah orang-orang yang memiliki pemikiran kritis, kreatif, dan membuat hal-hal unik. Dan Jack Ma memiliki karakter tersebut.

4. Banyak Belajar dari Pihak yang Telah Sukses
Seperti halnya dengan Amazon dan eBay, Alibaba adalah sebuah perusahaan perdagangan di internet. Tapi yang membedakannya adalah Alibaba tidak benar-benar memiliki persediaan atau menjual barang. Perusahaan ini hanya menjadi perantara, sehingga mampu mengumpulkan komisi atas jasa-jasanya. Inilah salah satu model bisnis yang paling scalable dan menguntungkan.

5. Memilih Nama Perusahaan yang Tepat
Nama bagi sebuah perusahaan harus diciptakan sebaik-baiknya, bahkan untuk jangka panjang. Apple. Facebook, Google, Microsoft; Uber, One Kings Lane, Fanatics, Starbucks, dan Whole Foods adalah beberapa brand perusahaan yang telah sukses. Sederhana tapi memiliki impresif yang kuat. Jack Ma mencetuskan memilih nama Alibaba pada tahun 2006 ketika sedang minum teh di sebuah kedai di San Francisco. Nama itu terinspirasi dari cerita Negeri 1001 Malam, yakni si Ali Baba yang berhasil mengecoh dan mengambil harta 40 orang pencuri. Karakter Ali Baba sangat sesuai dengan visi bisnisnya, yakni ingin menyulap kondisi perekonomian para pengusaha kecil menjadi sejahtera. Selain itu, pemilihan nama Alibaba karena sangat gampang diucapkan dan mudah diingat.

Kesuksesan Jack Ma, membuat dirinya sering menerima gelar dari berbagai organisasi, misalnya pemghargaan sebagai "25 Most Powerful Businesspeople in Asia” oleh majalah Fortune, dinobatkan sebagai 100 orang paling berpengaruh di dunia (Tahun 2009), terpilih sebagai "China's Most Powerful People" oleh BusinessWeek, dan prestasi-prestasi lainnya. Demikianlah sekilas referensi tentang biografi Jack Ma dan bagaimana cara ia meraih kesuksesan. Semoga mampu menginspirasi anda, salam kerja & usaha!!!  

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait