3 Cara Paling Sulit Menjadi Pengusaha Kaya

Menjadi seorang entrepreneur sukses dengan aset kekayaan yang melimpah bukanlah perkara yang mudah. Diperlukan beragam usaha dan kerja ekstra agar mampu mencapai posisi tersebut. Untuk menjadi seorang pebisnis kaya, anda harus menempuh tiga langkah sulit yang akan diuraikan berikut ini. Mungkin 3 tips yang disajikan ini lebih cocok bagi kaula muda yang bercita-cita untuk menjadi wirausaha yang mandiri dan sukses. Apa sajakah ketiga langkah sulit tersebut? Inilah deskripsinya...

1. Abaikan Nasihat dan Keinginan Orang Tua Anda
nasihat bijak orang tua
Langkah pertama ini bukan untuk mengajarkan anda menjadi anak yang durhaka. Secara umum, orang tua biasanya menginginkan anak-anaknya agar mendapat pendidikan yang berkualitas sehingga nantinya memperoleh pekerjaan yang bagus, seperti menjadi pengacara, dokter, polisi, arsitek, guru, peneliti, pegawai negeri, insinyur, dan sebagainya. Bekerja menjadi profesi-profesi seperti yang disebutkan di atas memang menjanjikan kesejahteraan. Namun ada dua hal tersembunyi yang bisa merongrong aset keuangan sehingga akan agak sulit menciptakan kekayaan.

Hal pertama adalah potongan pajak penghasilan, dan yang kedua adalah adanya rasa gengsi yang menyangkut profesinya sehingga berujung pada besarnya pengeluaran. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian Thomas J. Stanley dalam bukunya The Millionaire Next Door. Oleh sebab itu, mengabaikan apa yang menjadi nasihat dan keinginan orang tua merupakan langkah awal dalam merintis diri menjadi entrepreneur kaya.

2. Berani untuk Memulai
Langkah kedua yang gampang-gampang susah dilakukan adalah Berani Memulai tanpa ragu. Banyak orang yang gagal menjadi pengusaha sukses karena takut untuk memulai. Namun, banyak pula orang yang tidak berhasil menjadi entrepreneur kaya karena terburu-buru dalam memulai usaha. Oleh sebab itu, cara kedua yang harus anda tempuh adalah berani memulai dengan perencanaan yang tepat.

3. Miliki Aset Likuiditas
Menjadi pengusaha sukses saja tidaklah cukup membuat aset anda berpotensi meningkat. Anda harus mulai memikirkan bagaimana uang anda akan diinvestasikan. Membeli dan memiliki aset-aset yang mudah dicairkan, seperti emas, saham, surat berharga, dan sejenisnya dapat membantu anda bergerak cepat dalam memanfaatkan peluang bisnis.

"Jika Anda menyimpan uang Anda terkunci dalam bisnis Anda, itu berarti Anda mungkin tidak dapat menikmati manfaat dari kekayaan anda", kata Mike Lazaridis, pendiri Blackberry.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait