Tips Melakukan Pemasaran Tertarget

Dalam meraih pangsa pasar yang luas, banyak bisnis kecil yang melakukan beberapa kesalahan, satu diantaranya adalah mereka selalu percaya bahwa produk yang mereka jual cocok untuk semua orang. Sehingga dalam pemasarannya mereka kurang memperhatikan target konsumen yang paling tepat. Kunci utama dalam mengoptimalisasi pemasaran produk adalah mengerti siapa dan seperti apa konsumen anda. 

Melakukan pemasaran produk untuk semua kalangan adalah kesalahan besar. Oleh sebab itu, targeted marketing atau pemasaran tertarget adalah cara yang paling baik dalam memasarkan produk karena lebih ditujukan kepada orang-orang yang sesungguhnya ingin mendapatkan keuntungan dan keunggulan dari produk yang anda pasarkan. Mengerti dan memahami siapa target pemasaran anda akan memastikan waktu dan energi anda tidak terbuang percuma. Lalu bagaimana cara melakukannya?

targeted marketing1. Identifikasi Konsumen Anda
Anda tentunya tidak akan dapat mempelajari seperti apa pelanggan anda jika anda tidak mengetahui siapa sebenarnya mereka. Anda juga tidak dapat memasarkan produk anda secara efektif jika anda tidak mengetahui secara detail tentang untuk siapa sebenarnya pemasaran itu anda tunjukan. Memastikan kedua hal tersebut secara cermat akan dapat membantu anda mengidentifikasi pelanggan anda secara lebih terperinci dan tertarget. Adapun beberapa rincian mengenai data yang harus anda kumpulkan antara lain meliputi:
  • umur, geografi atau lokasi, status sosial ekonomi dan beberapa data kependudukan lainnya.
  • di kawasan negara barat para pebisnis juga mencari data mengenai jenis social media yang digunakan oleh pelanggan / calon konsumen, kebiasaan berinternet, dan bahkan juga perangkat yang mereka gunakan untuk internet.

2. Lakukan Iklan Tertaget
Setelah anda melakukan pengelompokkan terhadap konsumen / calon konsumen anda, maka selanjutnya anda bisa membuat iklan yang sesuai dengan segment konsumen anda. Misalnya bisnis anda menjual produk-produk kecantikan dan anda ingin memasarkan produk tersebut kepada dua jenis kelompok konsumen yang berbeda yaitu konsumen dewasa (40 tahun ke atas) yang sering berbelanja melalui toko online dan konsumen muda (40 tahun ke bawah) yang suka menggunakan jejaring sosial. Dua segmen konsumen tersebut hendaknya dibuat iklan yang berbeda sehingga lebih efektif dalam menarik minat mereka.

3. Tetap Konsisten Mengkoleksi Data
Setelah anda melakukan riset awal tentang keberagaman konsumen anda, maka jangan berhenti mengumpulkan dan mengolah data-data tersebut, sehingga anda akan mendapatkan gambaran atau simpulan yang paling tepat mengenai kondisi pelanggan anda. Tentu anda juga dapat mencermati iklan jenis apa yang paling efektif pada kelompok pelanggan anda. Postingan social media yang anda gunakan juga dapat membantu mengukur keterlibatan konsumen atau calon konsumen anda. Ini juga dapat memberi kesempatan bagi anda untuk mengajukan pertanyaan langsung mengenai apa yang mereka suka dan tidak disukai terkait dengan produk anda.

4. Tentukan Cara atau Jalan Terbaik untuk Menjangkau Konsumen Anda
Ada segudang cara atau metode dalam pemasaran, misalnya traditional online dan offline advertising, media cetak, pemasaran dari mulut ke mulut yang juga meliputi social media atau percakapan langsung, dan metode lainnya. Melalui data dan catatan yang telah anda kumpulkan sebelumnya, anda akan bisa menentukan marketing terbaik bagi produk anda. Misalnya, jika kebanyakan pelanggan anda suka online maka beriklan di majalah cetak bukanlah jalan yang tepat.

5. Memanfaatkan Kecanggihan Iklan Online
Mempromosikan produk melalui iklan online seperti Google Adwords dan Facebook sangat dianjurkan untuk menjangkau calon konsumen yang tertarget, karena telah dilengkapi dengan fasilitas nenampilkan iklan sesuai dengan target orang yang ingin anda jangkau. Misalnya jika anda seorang pebisnis sepatu yang ingin mempromosikan produk anda secara online, maka iklan sepatu yang anda buat tersebut hanya akan muncul kepada orang-orang yang memang gemar dengan sepatu atau mereka yang diprediksi membutuhkan sepatu, seperti olahragawan, pegawai kantoran, dan sejenisnya. Jadi iklan yang anda buat lebih efektif dan efisien.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait