Tips Berkomunikasi dengan Karyawan Baru

Selamat, bisnis anda telah mencapai titik yang lebih baik. Anda sekarang telah memiliki pegawai yang akan membantu operasional perusahaan anda. Sebagai seorang atasan, tentu anda berkewajiban memberi arahan dan bimbingan kepada para pegawai baru anda. Jika hal ini merupakan pengalaman pertama anda sebagai seorang boss (memiliki pegawai), maka ada beberapa hal yang wajib anda cermati dalam mengkomunikasikan segala sesuatunya kepada para staf anda:

1. Lakukan Persiapan
pegawai baruSebelum memiliki karyawan, tentu anda sendiri yang menjalankan hampir semua kegiatan operasional perusahaan. Nah ketika anda telah memiliki pegawai, maka ada beberapa bagian pekerjaan yang akan anda serahkan (dipercayakan) kepada bawahan anda. Oleh sebab itu, sebelum serah terima tugas itu, anda hendaknya menyusun prosedur yang jelas sehingga pegawai anda lebih mudah memahami apa yang diinginkan perusahaan.

Jangan takut prosedur dan sistem kerja di perusahaan anda mengalami evolusi (perubahan). Mungkin saja karyawan anda memiliki pengalaman dan terobosan baru yang lebih efektif dan efesien.

2. Sampaikan Harapan Anda
Pada hari-hari atau minggu pertama biasanya cukup canggung antara anda dengan para pegawai anda. Kerja awal ini harus anda manfaatkan untuk menginformasikan harapan-harapan perusahaan anda serta memotivasi mereka agar senang dan semangat bekerja.

3. Komunikasi yang Konsisten
karyawan magang
Jika dalam operasional kerjanya ternyata anda dan pegawai anda tidak berkesempatan berkomunikasi secara intens, maka usahakan meluangkan waktu satu jam per minggu untuk ngobrol dengan pegawai anda. Konsistensi komunikasi ini akan mempererat hubungan, sekaligus mampu menggali informasi tentang kondisi perusahaan anda dari sudut pandang pegawai anda.

4. Cermati Perkembangan Pegawai Anda
Dalam merekrut karyawan, anda bukan hanya membutuhkan keahlian semata tetapi juga kepribadiannya. Cermati bagaimanakah perkembangan karyawan anda. Apakah mereka mampu menyesuaikan diri atau dapatkah ia bekerja dalam sebuah tim.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait