Mari Mencoba Bisnis Pembuatan Kebun Vertikal

Akhir-akhir ini, kebun yang berkonsep vertikal (disusun ke atas) semakin populer, khususnya di kawasan perkotaan. Kebun vertikal (vertical garden) atau dinding hijau adalah cara bercocok tanam dengan menggunakan dinding atau ruang vertikal sebagai media tanaman sehingga dapat menjadi solusi untuk menciptakan kawasan hijau pada lahan yang terbatas (sempit).

Kreatiftas pembuatan kebun vertikal, atau disebut juga green wall / biowalls / ecowalls dapat menjadi celah usaha yang cukup menjanjikan, apa lagi jika berkebun merupakan hobi anda, maka menggeluti bisnis ini tentu rasanya cukup menyenangkan. Bagaimanakah langkah-langkah membangun agrobisnis perkebunan vertikal tersebut? Berikut sekilas gambarannya.

kebun vertikal
Desain flat untuk menjadikan dinding ruangan lebih asri
Mengenal Proses Pembuatan Media Vertical Garden
Dalam pembuatan media tanam untuk kebun vertikal diupayakan agar mudah dalam pengangkutan (pemindahan), terkesan praktis (tidak ribet) , dan tetap mempertimbangkan unsur keindahan. Dengan prasyarat tersebut, para calon pembeli akan merasa bahwa produk yang anda tawarkan bisa memenuhi kebutuhan mereka, entah itu untuk indoor (dalam ruangan) mapun outdoor (luar ruangan). Ada banyak bentuk desain dan bahan yang bisa anda gunakan untuk pembuatan media kebun bertingkat tersebut, baik yang berasal dari bahan baru maupun barang bekas, misalnya ban bekas, kawat besi, atau botol kaca yang disusun sedemikian rupa. Salah satu bahan yang mudah dan praktis untuk pembuatan vertical gardern adalah pipa paralon. 

cara membuat kebun vertikal
Sebatang pipa paralon besar dipotong sepanjang 1-2 meter dan kemudian dengan jarak tertentu dilubang-lubangi berdiameter 7-10 cm sebagai tempat menanam bibit tanaman. Agar dapat berdiri tegak, bagian bawah pipa dimasukkan ke dalam ember yang diisi dengan bahan beton. Jka telah beton kering (mengeras), maka selanjutnya adalah memasukkan tanah bersama unsur hara ke dalam pipa paralon. Namun ada baiknya, terlebih dulu di tengah pipa paralon diisi sebatang pipa kecil yang berlubang-lubang untuk mendistribusikan air dari atas ke bawah (pipa kapiler). Agar tanah tidak merembes keluar dari lobang pipa paralon, anda sebaiknya menutup dulu dengan plastik hingga tanah yang ada dalam pipa paralon telah kokoh (mengeras).

Jika media telah siap digunakan, maka langkah berikutnya adalah bercocok tanam di setiap lobang-lobang tersebut. Anda bisa memilih jenis tanaman bunga, tanaman merambat, hingga cabai. Setelah tanaman anda mulai tumbuh dengan baik, maka produk-produk kebun vertikal tersebut siap untuk dipasarkan. Bila anda kreatif, maka bukan pipa saja yang bisa dimanfaatkan untuk pembuatan media kebun bertingkat tersebut. Anda bisa mencoba bambu, jaring kawat, atau bahan lainnya dengan membentuk media bulat, flat, atau sesuai ide anda.  

Aktif Melakukan Promosi dan Penawaran
pot pipa kebun vertikal
Setelah sukses mewujudkan produk-produk kebun vertikal, maka langkah selanjutnya adalah berpromosi. Ada banyak langkah yang wajib anda tempuh, misalnya memasang iklan, mengikuti pameran pertanian, pemasaran ke kantor-kantor, hingga menawarkannya di dunia maya, seperti website, facebook, twitter, blog, youtube, dan sejenisnya. Semakin banyak jalan yang anda tempuh, maka niscaya bisnis kebun anda akan mendatangkan hasil yang menggembirakan. Salam kerja & usaha!!!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait