10 Tips Memberikan Nama Produk Usaha Anda

Apakah anda berencana akan meluncurkan produk baru? Jika ya, bersiap - siaplah untuk mulai memikirkan nama produk atau merek yang tepat dan menjual. Pemilihan nama atau merek atau brand untuk sebuah produk baru boleh dikatakan gampang - gampang susah. Keputusan pemilihan sebuah nama merek bisa dilakukan dalam waktu hitungan menit, harian, bahkan bulanan. Meskipun nama produk (merek) bagi konsumen bukanlah sesuatu yang penting, karena konsumen lebih mengutamakan kualitas produk tersebut, namun ketidak tepatan pemberian nama bagi sebuah produk baru bisa mengakibatkan perkembangan usaha anda menjadi stagnan.

Oleh sebab itu, dalam pemilihan dan pemberian nama merek (brand) untuk produk bisnis anda harus dilakukan dengan cermat dan penuh perhitungan. Berikut ini blog kerjausaha.com mencoba menyajikan 10 poin penting dalam memberikan nama (trade merk) bagi produk usaha anda:

MEREK PRODUK USAHA1. Nama Produk atau Merek Harus Mudah Diucapkan
Hal pertama yang harus dicermati dalam pemilihan nama bagi produk anda adalah harus mudah diucapkan. Nama yang simple akan memberikan kesan komunikatif bagi konsumen. Coba bayangkan bila produk anda diberi nama “Settlec”, tentu pengucapannya menjadi ambigu. 

2. Pilih Nama yg Memiliki Kekuatan Memoriable
Poin kedua yang wajib diperhatikan adalah nama produk yang digunakan harus mudah diingat. Kekuatan memorial pada suatu merek biasanya dapat diwujudkan dengan nama yang simple atau unik.

3. Jika Memungkinkan, Pilih Nama Merek yang Nyeleneh (Unik)
Jika anda kreatif, anda bisa memberikan nama yang unik untuk produk anda. Merek yang “nyeleneh” umumnya memiliki kekuatan atraktif dan memoriable bagi calon konsumen. Misalnya bakso “Rambo”, keripik “Macan”, kaos “Oplosan”, dan sebagainya.

4. Mencerminkan Jati Diri Produk Anda (Keunggulan, Sejarah, Misi, Target Pasar, dsb)
Banyak orang tua yang memberikan nama untuk putra-putrinya dengan maksud-maksud tertentu. Misalnya saja nama yang dilatarbelakangi oleh sejarah kelahiran si anak, nama yang menggambarkan visi orang tua, nama yang menggambarkan harapan si orang tua, dan sebagainya. Hal ini pun dapat berlaku dalam pemberian nama produk usaha anda. Misalnya sepatu cap "Awan" karena memiliki keunggulan ringan dan nyaman.

5. Jangan Terlalu Panjang 
Nama yang panjang membuat orang enggan menghafalnya. Pilihlah nama yang terdiri dari maksimal 2 kata, dengan jumlah suku kata maksimal 5 suku kata. Hal tersebut bertujuan agar mudah diingat, enak didengar dan gampang diucapkan.

6. Hati-hati Menyerupai Merek Produk Lain
Poin penting lainnya ketika anda memutuskan memberikan nama produk usaha anda adalah sebisa mungkin menghindari kemiripan nama dengan produk lain yang sejenis. Hal ini bisa membingungkan konsumen serta bisnis anda berpeluang tersandung masalah hak kekayaan intelektual.

7. Hindari Memilih Nama yg Kontroversi dan Melanggar Hukum
Merek yang kontroversial memang mampu menarik perhatian konsumen, namun hal ini bisa menjadi boomerang bagi bisnis anda. Bisa saja nama produk tersebut bertentangan norma-norma yang berlaku di masyarakat, bahkan melanggar hukum negara. Apakah etis jika anda menamai produk usaha anda dengan nama salah satu pahlawan atau nama tokoh nasional?

8. Sebaiknya Jangan Menggunakan Akronim
Penggunaan akronim (singkatan) pada merek sebuah produk sering menyulitkan pengucapan dan terkadang kurang memoriable bagi konsumen, contohnya lem tikus cap CSH. 

9. Pertimbangkan Nama Produk yang Berpotensi Go Internasional
Walaupun pada awalnya target pasar anda adalah lokal, namun ketenaran mutu produk usaha anda bisa saja membuat produk tersebut diminati pasar internasional. Jadi coba pertimbangkan memilih nama produk yang dapat diadopsi oleh lafal berbagai bangsa. Contoh produk internasional yang mudah diucapkan dalam berbagai dialek dan bahasa di dunia adalah Sony, Coca-cola, Fanta, Lea, dan sebagainya.

10. Coba Lakukan Survey ke Calon Konsumen
Untuk meyakinkan bahwa nama yang anda pilih adalah yang paling tepat, terlebih dulu coba lakukan survey atau uji coba ke konsumen. Jika kegiatan tersebut terlalu ribet bagi anda, maka langkah yang paling sederhana adalah meminta pendapat dari keluarga atau sahabat-sahabat anda. Jika oke, maka nama produk anda siap dilaunching / diluncurkan!

Demikianlah 10 poin penting cara memilih dan memberikan nama atau merek bagi produk usaha anda. Selamat menggali ide dan inspirasi, salam kerja & usaha!!!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait