Crowdfunding, Cara Mencari Bantuan Modal Usaha

Apakah anda punya ide usaha yang inovatif tapi tidak punya modal? Tenang...!!! Kata pepatah lama "Masih banyak jalan menuju Roma".
crowdfunding
sumber gambar: wujudkan.com
Menurut kerjausaha.com, ada beragam cara untuk mendapatkan modal usaha, di antaranya dengan cara menabung, meminjam dana di lembaga keuangan dan keluarga, mencari investor, join ventura, bantuan pemerintah, atau juga lewat crowdfunding. Apa itu crowdfunding? Crowdfunding berasal dari bahasa Inggris, yakni crowd artinya ramai, dan funding artinya pendanaan. Jadi simpelnya, crowdfunding adalah pendanaan usaha yang dilakukan oleh banyak pihak atau dalam istilah di Indonesia disebut patungan usaha (gotong royong). Lalu, bagaimana caranya mencari orang-orang yang mau membiayai ide usaha kita? Jawabannya adalah lewat internet!

Konsep berupa patungan usaha sebenarnya telah muncul berabad-abad silam, namun istilah "Crowdfunding" awalnya mulai populer sekitar tahun 2006 ketika Michael Sullivan menggunakan istilah tersebut dalam situsnya, Fundavlog. Patungan modal dalam crowdfunding dilakukan dengan bantuan internet. Menggalang dana dalam konsep crowdfunding bukan hanya untuk tujuan bisnis, tetapi ada pula untuk tujuan kemanusiaan, kesenian, riset, politik dan lainnya.

Bagaimanakah sistem kerja Crowdfunding? 
Ketika anda punya sebuah ide usaha yang potensial (misalnya mau bikin usaha perpustakaan keliling), anda mempublikasikan ide dan proposal usaha anda di salah satu situs-situs crowdfunding, misalnya pada situs kickstarter.com; indiegogo.com; crowdcube.com; serta di Indonesia ada situs wujudkan.com dan patungan.net! Anda yang punya gagasan proyek disebut sebagai sang kreator. Dalam mempublikasikan ide tersebut, anda harus menentukan jumlah dana yang diperlukan, batasan tenggang waktu dalam mengumpulkan dana tersebut, serta janji-janji yang akan anda berikan bagi para penyumbang modal (donatur) sesuai dengan nilai sumbangannya. Biasanya ada empat jenis pilihan janji yang akan diberikan kepada para donatur jika proyek berhasil diwujudkan, yaitu berupa kepemilikan saham (equity based crowdfunding), berupa bagi hasil (lending based crowdfunding), berupa reward atau hadiah kecil bukan uang (reward based crowdfunding), dan non kompensasi atau donatur tidak mengharapkan imbalan atas sumbangan dananya (donation based crowdfunding). Agar masyarakat (donatur) mau bersedia menyisihkan sedikit uangnya untuk mewujudkan proyek anda, maka anda harus memiliki ide yang briliant, original, menarik, dan berprospek menguntungkan.

Lalu, bagaimana jika dalam batas waktu yang ditentukan (misal 3 bulan) ternyata dana yang berhasil dikumpulkan tidak mencapai target? Uang-uang yang telah diberikan oleh para donatur akan dikembalikan lagi ke rekening mereka masing-masing oleh pengelola situs crowdfunding. Namun jika telah memenuhi target, dana patungan tersebut akan dikirim ke rekening anda dan biasanya dipotong 5% untuk jasa pengelola situs crowdfunding. Langkah selanjutnya adalah anda mulai bersiap mengerjakan project anda dan mempertanggungjawabkan dana tersebut kepada para donatur (atau disebut juga backers) sesuai dengan janji-janji yang telah anda cantumkan pada proposal anda.

Ada banyak cerita manis yang berhasil menciptakan entrepreneur-entrepreneur muda berkat adanya skema bantuan modal crwodfunding. Jika anda mengunjungi situs kickstarter.com, ada ribuan kisah sukses orang-orang yang awalnya tidak punya modal tapi punya ide bisnis yang kreatif kemudian akhirnya berhasil menjadi wirausaha mandiri. Salah satu contohnya adalah Jay Silver asal California yang berhasil memperoleh suntikan dana lebih dari 5 miliar rupiah yang dihimpun dari 11 ribu donatur, padahal target yang dibutuhkan hanya sebesar 250 juta rupiah untuk mengembangkan proyek teknologinya yang diberi nama Makey-Makey. Namun dibalik cerita-cerita sukses tersebut, tak sedikit pula orang-orang yang menghadapi tuntutan hukum karena kelalaiannya sehingga tidak mampu memenuhi janji-janji yang diutarakan pada proposalnya. Jadi, jika anda ingin menggali bantuan modal usaha lewat skema crowdfunding, maka yakinkan diri anda bahwa ide proyek yang anda ajukan tersebut akan dapat anda kerjakan dengan sukses dan bermanfaat!!! Salam kerja & usaha!!!

Artikel Terkait