Tips Membuat Pembagian Kerja Karyawan Lebih Efektif

Perekrutan karyawan merupakan salah satu langkah dalam mengimbangi kemajuan usaha. Dengan jumlah karyawan yang sesuai, maka produktivitas usaha menjadi lebih optimal. Hal ini tentu harus didukung oleh pembagian tugas kerja yang jelas dan tepat sesuai dengan tupoksi masing-masing, sehingga tiap karyawan dapat memberikan kinerja yang optimal terhadap jalannya roda perusahaan. Semua itu tentu berada di tangan anda, sebagai pimpinan perusahaan.

Lalu bagaimana cara agar pembagian tugas yang anda berikan kepada personal-personal di perusahaan anda dapat berdampak optimal terhadap kinerja bisnis anda? Yuk silakan disimak tips-tips manajerial berikut ini:

pembagian tugas kerja
1. Lakukan Seleksi dan Analisa Personal
Tahap pertama dan cukup vital adalah menempatkan personal-personal yang tepat terhadap tugas kerja yang diberikan. Untuk melakukan hal ini anda bisa melihat track record para calon personil yang akan dipercayakan untuk diberi tugas atau pekerjaan. Atau anda dapat menentukannya dengan cara uji kelayakan baik secara terbuka atau pun dengan rahasia. Dengan berbagai kajian tersebut, anda tentu akan dapat memprediksi pembagian tugas dari orang-orang yang ada di perusahaan anda.

2. Delegasikan Tugas secara Bertahap
Setelah terbentuk pembagian kerja yang anda rancang, maka ada baiknya pengerjaan tugas atau pun pendelegasian kerja tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari yang termudah hingga ke tugas pokok. Hal ini dapat berfungsi sebagai sarana pembelajaran dan evaluasi awal. Apalagi jika para personil yang anda tunjuk belum punya pengalaman yang banyak. Misalnya saat anda membagi tugas untuk suatu proyek yang membutuhkan inventarisasi barang, maka pada tahap awal anda memberikan tugas pencatatan barang saja, dan kemudian pada tahap selanjutnya anda mempercayakannya untuk tugas melobi harga barang. Dimana pada tugas melobi harga barang tersebut pada mulanya dilakukan oleh anda.

3. Berikan Bimbingan dan Pendampingan
Hal yang wajib anda lakukan agar pembagian dan pendelegasian pekerjaan tersebut berjalan maksimal dan efektif adalah melakukan controling dan pembinaan. Dengan pendampingan tersebut, tentu para personil dapat lebih mudah memahami apa yang menjadi tugasnya dan apa yang menjadi keinginan perusahaan.

4. Jangan Terlalu Dikekang dengan Aturan yang Ketat
Aturan memang hal penting sebagai pijakan bagi semua personalia di perusahaan. Namun jangan sampai aturan dan kebijakan yang diterapkan dalam pembagian tugas kerja tersebut akan mengekang kemajuan dan perkembangan profesionalitas para karyawan anda. Berikan sedikit toleransi ruang dan waktu terhadap tenaga kerja yang masih baru belajar atau sedikit kebebasan dalam mengambil keputusan sendiri (ide dan inovasi) demi kemajuan perusahaan.

5. Lengkapi dengan Petunjuk Tertulis
Petunjuk teknis secara tertulis (misalnya SOP = Standard Operating Procedure) merupakan hal yang dibutuhkan bagi para karyawan dalam manjalankan tugas-tugasnya. Prosedur standard tersebut juga akan membantu pelaku usaha dalam mengajarkan dan menjalankan bisnis yang dikembangkan.

6. Lakukan Monev secara Berkala
Agar semua pembagian dan pendelegasian tugas dapat berjalan tetap maksimal, maka anda sebagai pimpinan usaha perlu melakukan monitoring dan evaluasi terhadap efektifitas rancangan kerja tersebut. Segera ubah kebijakan jika mendapati rancangan pembagian kerja tersebut tidak berjalan secara optimal.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait