10 Tips Membuka Bisnis Studio Yoga

Kelas Yoga menjadi salah satu trend gaya hidup yang makin populer, khususnya bagi masyarakat di perkotaan. Beragam manfaat yang diperoleh (terutama terhadap kesehatan) membuat kelas yoga cukup digemari banyak orang, apalagi sebagian penduduk perkotaan memiliki perspektif modern yang menganggap bahwa latihan yoga bukanlah hanya untuk satu kelompok agama tertentu saja, tetapi dapat diaplikasikan secara universal. Di Amerika Serikat, yoga merupakan olahraga yang pertumbuhannya paling cepat. Lebih dari 14,5 juta orang Amerika berlatih yoga secara rutin. Jumlah tersebut setara dengan jumlah penduduk Illinois yang merupakan negara bagian ke lima terbesar di negara adi daya tersebut. Perkembangan yang pesat itu, membuat pusat-pusat pelatihan yoga menjadi lahan bisnis yang cukup potensial. 

Di Indonesia sendiri, studio-studio yoga mulai banyak bermunculan. Para pesertanya pun kian bertambah meskipun tak seperti di Amrik. Namun, perlahan-lahan bisnis yoga center dipastikan akan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.  Seperti halnya bisnis kebugaran dan kesehatan lainnya, dalam merintis bisnis kebugaran kelas yoga juga diperlukan strategi yang tepat agar dapat bertahan dan menanjak. Berikut adalah tips-tips agar bisnis pusat pelatihan yoga tersebut mampu meraih hasil yang maksimal:

1. Buat Website yang Fantastis
gambar oleh yogayak.com
Zaman sekarang, situs atau website merupakan keharusan dalam pengembangan bisnis. Buatlah situs bisnis studio yoga anda dengan jelas, mudah ditelusuri dan menyediakan informasi-informasi yang up to date. Selain tampilan situs yang menarik, anda juga mesti mengungkapkan mengapa para pengunjung situs anda (calon pelanggan) harus bergabung dalam pusat pelatihan yoga yang anda miliki. Tombol klik "Call to Action" seperti sign up ataupun subcribe newsletter adalah hal yang wajib ada di dalam situs anda.

2. Daftarkan Nama Studio Yoga Anda (Trademark)
Pilihlah nama yang cocok dengan visi misi studio yoga anda. Nama adalah penggambaran tentang bisnis anda. Setelah menentukan nama yang pas, segera daftarkan dan patenkan untuk menghindari penjiplakan di kemudian hari ketika bisnis anda mulai terkenal.

3. Rancang Tujuan, Actions, dan Lihat Hasilnya
Buatlah masterplan bisnis anda secara spesifik. Tentukan tujuan yang ingin anda peroleh dalam satu tahun ke depan. Rancanglah upaya-upaya yang harus anda lakukan, kemudian evaluasi hasilnya. Dengan perencanaan yang matang, anda akan dapat membuat prioritas untuk menjadikan bisnis pusat pelatihan yoga berjalan optimal.

4. Tawarkan Nilai Lebih
Untuk menarik minat calon peserta dan mempertahankan loyalitas pelanggan, maka harus ada nilai lebih yang ada dalam pusat pelatihan yoga anda. Pastikan jumlah uang yang mereka keluarkan setara dengan apa yang mereka dapatkan/nikmati. Dalam website yang anda miliki, tambahkan "value" yang membuat situs bisnis anda berkesan, misalnya content video praktik yoga, blog, dan tips-tips beryoga yang bermakna.

5. Rekrut Pelatih yang Sesuai
Jika anda termasuk seorang guru (pelatih) yoga, maka anda berada satu langkah di depan. Dalam merekrut tenaga tambahan, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan antara lain: jenis kelas yoga yang anda tawarkan, bagaimana demografi tempat bisnis anda, mengapa anda harus merekrut guru yoga yang baru, bagaimana kiat anda agar calon pelatih tersebut tetap solid dan profesional.

6. Manfaatkan Sosial Media
Sosial Media seperti Facebook dan Twitter merupakan salah satu langkah dalam memperluas target marketing. Gunakan sebijak-bijaknya untuk meraih pangsa pasar yang lebih banyak.

7. Siapkan Paket yang Bagus
Banyak orang yang tertarik bergabung bila mendapat tawaran paket keanggotaan yang menarik. Buatlah beberapa rancangan sistem keanggotaan yang bisa dipilih oleh calon member sesuai dengan kebutuhannya. Sistem ini umumnya menyangkut tentang tarif.

8. Coba Bergabung dalam Sebuah Asosiasi atau Komunitas
Memiliki banyak pertemanan dan komunitas merupakan salah satu tujuan belajar yoga. Meskipun anda terjun dalam bisnis, bukan berarti ada harus menjadi individualis yang mementingkan bisnis. Bergabunglah dengan organisasi dan komunitas yoga sehingga para member anda juga merasa memiliki wadah yang lebih besar. Dengan demikian para peserta merasakan manfaat bergabung dalam studio yoga anda.

9. Berkolaborasi, Hindari Kompetisi
Mungkin suatu ketika akan ada seseorang yang berencana membangun studio yoga di sekitar tempat bisnis anda. Bersiaplah menghadapi perubahan yang terjadi. Namun sebagai praktisi yoga, anda harus bisa menghapus perasaan cemburu maupun rasa kesal dengan situasi tersebut. Hindari rasa kompetisi, tetapi coba tumbuhkan rasa kolaborasi. Pilihlah jenis-jenis kelas yoga yang bisa saling melengkapi dengan para pebisnis lain di bidang ini.

10. Jadikan Bisnis Anda Lebih Autentik
Galilah pesan moral yang anda sebarkan dan menjadi nafas dalam studio yoga anda. Jadikan essensi diri anda sebagai wujud keauntetikan bisnis anda. Dengan demikian, akan muncul aura berbeda pada pusat pelatihan yoga milik anda.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait