Mencicipi Usaha Telor Asin

Anda tentu sudah mengenal jenis olahan kuliner tradisional ini. Ya, kali ini kami sekilas membahas tentang bisnis kecil pembuatan kuliner telor asin. Telur asin merupakan makanan yang cukup digemari hampir semua kalangan. Kandungan gizinya cukup banyak, seperti omega 3, protein, dan lemak. Jika dulu telor asin banyak diproduksi oleh pengusaha skala industri rumah tangga dan dijual di pasar-pasar tradisional, kini produk tersebut mulai merambah ke toko-toko besar termasuk di supermarket. 

Hal ini menjadi sebuah peluang usaha yang cukup potensial, baik untuk skala kecil maupun industri besar. Bahkan bagi para peternak unggas, usaha pembuatan telur asin tentu dapat menjadi tambahan usaha ekstra dalam mendatangkan rupiah. 

telor asin
Dalam melakoni bisnis pembuatan telor asin, selain tidak membutuhkan modal yang besar, proses pembuatannya pun cukup sederhana, meskipun sedikit agak lama. Berikut adalah proses pembuatan telor asin:

Bahan dan Peralatan
  • Bahan utama yang dibutuhkan adalah 100 butir telur itik.
  • Garam sebanyak 2 kilogram.
  • Campuran tanah liat dan batu merah sekitar 8 kilogram.
  • Asam sendawa 5 kilogram.
  • Air secukupnya.
  • Peralatan yang digunakan antara lain: baskom, keranjang, dan tempat adonan.

Cara Pembuatan Telor Asin
  • Telur itik yang digunakan biasanya yang masih berumur 5 hari. Bersihkan terlebih dahulu.
  • Tanah liat/bata merah dihaluskan lalu campurkan garam dan asam sendawa.
  • Kemudian tambahkan air secukupnya bentuk seperti sebuah adonan.
  • Taburkanlah bata merah kering atau juga bisa menggunakan abu kering diatas lantai atau wadah yang digunakan.
  • Lumuri atau celupkan telur ke adonan satu persatu pastikan agar telur terbungkus adonan tanah secara merata.
  • Simpan dalam wadah/keranjang dengan susunan rapi.
  • Diamkan selama 10-15 hari. Lmanya waktu penyimpanan berpengaruh pada kadar asin telur. Semakin lama disimpan hasilnya semakin asin.
  • Setelah masa penyimpanan, selanjutnya adalah tahap pemasakan.
  • Untuk memasak telur asin yang sudah disimpan, kupas adonan tanah yang melekat, cuci sampai bersih lalu rebus sampai matang.
  • Telur asin pun siap dikemas dalam kotak kertas, plastik, ataupun kemasan menarik lainnya untuk dipasarkan.

Prospek usaha telur asin cukup bagus, karena biaya produksi murah namun keuntungannya cukup banyak. Adonan yang sudah terpakai pun bisa anda gunakan kembali, tinggal tambah garam sekitar 20 persen dan air secukupnya untuk proses produksi berikutnya. Jangkauan pemasarannya cukup fleksibel, baik di jalanan, warung kelontong hingga di market-market besar. Selamat mencoba!!!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait