Membuka Bisnis Kuliner Kebab

Kebab dalam beberapa tahun belakangan ini menjadi cukup populer di Indonesia, khususnya di daerah perkotaan. Banyak pengusaha muda yang tertarik membuka usaha makanan Kebab, bahkan beberapa diantaranya menjalin kemitraan dalam model Waralaba. Ditelusuri asal mulanya, Kebab adalah nama kuliner yang berbahan daging panggang yang ditusuk dengan sebuah stick atau batang besi dan kemudian dibungkus dengan kulit roti. Istilah Kebab berasal dari bahasa Arab yang kemudian diadopsi dalam kebudayaan bangsa-bangsa di Timur Tengah.

Di kawasan Eropa, kuliner Kebab sangat disukai sebagai salah satu masakan fastfood tradisional. Hal ini ternyata tak jauh berbeda dengan di dalam negeri, sehingga banyak wirausahawan yang mencoba meniru kesuksesan bisnis kebab model waralaba terbesar di dunia, yakni Kebab Turki Baba Rafi.

bisnis kebab
Persiapan Usaha Kebab
Dalam mempersiapkan usaha kuliner Kebab, yang pertama harus dilakukan adalah penyediaan bahan baku, tempat usaha, dan perlengkapan yang diperlukan. Berikut disajikan contoh resep pembuatan kebab:

Bahan-bahan untuk kebab
  • Daging kambing cincang 1/2 kg
  • Roti tawar 2 lembar (direndam dalam air lalu diperas)
  • Ketumbar bubuk 2 sendok teh
  • Parutan halus bawang merah 5 siung
  • Parutan halus bawang putih 4 siung
  • Bubuk adas manis 1/4 sendok teh
  • Bubuk kunyit 1/2 sendok teh
  • Jinten bubuk 1/2 sendok teh
  • Bubuk merica hitam 1/2 sendok teh
  • Mentega 5 sendok makan
  • Telur ayam 1 butir
  • Garam 1 sendok makan
  • Tusukan sate seperlunya

Cara membuat kebab
Pertama daging kambing cincang diaduk bersama roti tawar, bumbu, dan telur hingga merata. Kemudian adonan tersebut dibentuk bulat-bulat panjang. Setelah itu, panaskan mentega dan goreng bulatan daging tersebut hingga kering kecoklatan. Angkat, tiriskan, lalu ditusuk dengan tusuk sate. Sajikan ke pelanggan dengan sambal kecap rawit. Anda bisa menambahkan aneka sayuran untuk mempercantik dan menguatkan cita rasa kebab.

Dalam membuka bisnis kuliner ini, tempat usaha bisa berupa gerobak dorong dengan biaya pembuatan 2-3 jutaan rupiah. Alat lain yang dibutuhkan adalah pemanggang, kompor, wajan, aneka wadah, alat penjepit makanan, dan kertas roti / plastik.

Promosi Usaha
Kebab merupakan salah satu jenis makanan yang menambah khazanah kuliner Indonesia. Kebab ada beraneka jenis, seperti kebab mirip sate, kebab dengan lapis roti, kebab daging goreng, dan sebagainya. Untuk sukses dalam bisnis ini, cita rasa dengan varian yang khas menjadi kunci utamanya. Selain itu, harga menjadi daya pengikat bagi konsumen.

Dalam skala usaha kaki lima, harga satu porsi kebab umumnya 8.000 - 15.000 rupiah. Jika ditambah dengan menu telur atau keju, konsumen harus membayar lebih. Untuk dapat menarik minat konsumen, selain pemasangan spanduk, penciptaan rasa kebab yang diadaptasi dengan selera lokal dapat menjadi senjata yang efektif.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait