6 Alasan Memilih Lokasi Usaha yang Tidak Strategis

Lokasi menjadi salah satu kunci penentu keberhasilan sebuah usaha. Lokasi bisnis yang strategis merupakan incaran bagi semua pelaku usaha. Namun dalam hukum ekonomi, apa pun yang menjadi favorit tentu memiliki nilai harga yang tinggi, dan akhirnya hanya pebisnis yang mapanlah yang punya akses untuk mendapatkan tempat strategis tersebut. Meskipun lokasi strategis adalah salah satu poin penting dalam membangun usaha, namun tidak semua jenis usaha harus berfokus pada pemilihan lokasi. Memilih lokasi strategis mempunyai banyak tantangan, diantaranya harus mengeluarkan biaya lebih besar karena nilai harganya tinggi, memerlukan tenaga ekstra dalam berkompetisi untuk mendapatkan lokasi tersebut, dan jumlah unit lokasinya sangat terbatas.

Jika akses dalam mendapatkan tempat bisnis yang bagus sangat sulit, maka lokasi yang kurang strategis pun bisa menjadi pertimbangan bagi anda, asalkan:

1. Modal Usaha Tidak Mencukupi
Meskipun pemilihan lokasi strategis adalah investasi yang sangat menguntungkan dalam jangka panjang, namun untuk mendapatkan tempat tersebut diperlukan dana yang besar, sehingga dapat menguras modal utama usaha anda. Oleh karena itu, jangan terlalu memaksakan untuk ngotot memiliki akses lokasi strategis tersebut bila modal bisnis anda masih pas-pasan. Anda harus juga mempertimbangkan keperluan lain yang menyangkut kepentingan usaha anda, misalnya biaya renovasi tempat, biaya pembelian barang, gaji pegawai, biaya promosi, dan sebagainya. Pilihlah lokasi yang murah, dan gunakan sedikit sisa modal usaha tersebut untuk biaya promosi dan extra advertising sebagai bentuk kompensasi dalam menjangkau pelanggan yang lebih banyak.

2. Memiliki Kekuatan Monopoli
Anda bisa mempertimbangkan untuk memilih lokasi yang kurang strategis sebagai bentuk penghematan modal usaha anda, asalkan bisnis anda masih belum memiliki kompetitor. Artinya, di sekitaran wilayah tersebut belum terdapat saingan atau bisnis anda memiliki kekuatan monopoli yang besar. Misalnya di suatu kampung, anda berencana untuk membuka usaha salon mobil, dan dari survey yang anda lakukan ternyata belum terdapat usaha yang sejenis. Oleh karena itu, pemilihan lokasi yang kurang strategis bisa anda pertimbangkan untuk meminimalkan pengeluaran modal usaha. Yang wajib anda lakukan adalah membangun citra usaha yang profesional serta memperkuat loyalitas pelanggan sebelum usaha sejenis muncul di tempat lain.

3. Memiliki Jenis Usaha Mobile
Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli lokasi yang kurang strategis jika jenis usaha anda bersifat mobile atau sering berpindah tempat, contohnya salon kelliling, usaha jasa pijat, bisnis fotografer panggilan, usaha yang melayani pesan antar dan sebagainya. Manfaatkan mobilitas usaha anda untuk berpromosi menggaet customer.

4. Bisnis yang Berbasis Online
Bisnis yang dilakukan secara online juga tidak mengharuskan memilih tempat usaha yang strategis karena pangsa pasarnya adalah para pengguna internet. Pilihlah lokasi yang beralamat jelas dan mudah ditemukan. Hal tersebut berguna bagi para konsumen yang berniat mendatangi lokasi bisnis anda. Yang wajib anda lakukan dalam berbisnis model ini adalah memilih nama domain atau alamat situs yang tepat (strategis).

5. Berpeluang Menjadi Lokasi Strategis
Terkadang tanpa kita duga, sebuah lokasi yang sebelumnya sangat murah ternyata dalam waktu singkat berubah menjadi tempat yang mahal karena kestrategisannya. Hal ini sering terjadi karena pengaruh kebijakan pemerintah atau adanya investor yang masuk. Misalnya saja sebuah lokasi di tepi jalan yang setahun lalu merupakan tempat yang sepi, kini menjadi sangat strategis karena di seberangnya telah dibangun sekolah, supermarket atau kantor pemerintahan lainnya. Jadi, ketika anda berencana memilih lokasi bisnis yang kurang strategis, anda juga sebaiknya memprediksi peluang ini.

6. Mendukung Business Development
Meskipun lokasi yang strategis dapat diibaratkan sebagai mutiaranya bisnis, namun tak semua tempat strategis tersebut menjadi patokan dalam memulai usaha, khususnya bila lokasi strategis tersebut tidak berpotensi dalam pengembangan usaha. Misalnya ada sebuah ruko yang berlokasi di dekat perempatan jalan. Meskipun lokasinya sangat strategis, namun bila kedepannya ruko tersebut tidak bisa diperluas karena telah terhimpit oleh bangunan di sekitarnya, maka ruko yang lebih murah bisa anda pertimbangkan. Walaupun lokasi tempat usaha tersebut kurang strategis, namun bila potensial untuk dikembangkan menjadi lebih besar dalam mengantisipasi meningkatnya usaha anda, maka lokasi tersebut patut direkomendasikan.

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait