Usaha Percetakan ID Card

Dengan kehadiran teknologi komputer yang ditunjang oleh beragam aplikasi dan software, usaha percetakan semakin terus mengalami perkembangan. Cara kerja yang dahulu dikerjakan secara manual, kini memasuki dunia digital. Berbagai benda bisa dicetak dengan kualitas bagus berkat kemajuan mesin percetakan. Bukan hanya kertas yang bisa dijadikan sebagai media cetak untuk menampilkan teks dan foto. Baju kaos, gelas, topi, plastik, dan plat logam juga sering dipakai sebagai media printing dengan tinta-tinta khusus.

Salah satu bisnis percetakan yang tidak memerlukan modal yang besar adalah ID Card Printing yang bisa dibangun dengan modal 5jutaan rupiah. Kartu identits bisnis sangat penting bagi seorang pengusaha. Anda bisa cek manfaat pembuatan kartu bisnis di sini. Lalu, seperti apakah gambaran usaha kecil ini? Yuk, mari kita simak!!!

gambar: prlog.org
1. Peralatan Usaha ID Card
Satu set Komputer dengan program editing gambar, misalnya Photoshop, Corel Draw, atau lainnya.
Satu unit mesin plong (Oval Hole) yang harganya sekitar 300ribu rupiah
Satu unit printer ID, misalnya merek Epson R230, atau merek Zebra, Evolis, Fargo, Nisca dll yang harganya sekitar 2jutaan rupiah.
Lembaran PVC sebagai bahan utama untuk pembutan ID Card (50 set dapat menghasilkan sekitar 500 kartu ID). Harga 50 set atau satu pak kertas ID Card tersebut sekitar 500.000 rupiah.
Pisau cutter, Sample Master ID Card, Tinta Art Paper CMYK
Alat tambahan (opsional) berupa kamera digital dan mesin laminating

2. Proses pembuatan ID Card
Keterampilan editing gambar dan desain grafis lewat komputer menjadi bagian penting dalam menjalankan usaha ini. Jadi dalam proses pembutannya, yang pertama dilakukan adalah membuat desain kartu ID yang disetujui oleh pelanggan. Berikutnya adalah mencetak desain tersebut ke media kartu id, yaitu PVC ID Card yang umumnya berbahan polyvinil chloride.

Setelah proses printing selesai, selanjutnya dipotong dengan paper cutter dan mesin plong. Jika pelanggan menginginkan untuk diberi pelindung, maka bisa dilaminating dengan mesin laminasi yang harganya 400ribuan rupiah.

3. Tips Sukses Membuka Usaha Percetakan ID Card
Beberapa poin penting yang menjadi kunci sukses dalam bisnis ini antara lain:
  • Sebaiknya bisnis ini dijadikan usaha tambahan dalam bisnis percetakan anda.
  • Menawarkan harga yang kompetitif. Menurut penuturan dari beberapa rekan yang menggeluti bisnis percetakan, pembuatan ID Card memang tidak memerlukan biaya banyak, rata-rata modalnya sekitar Rp 1.500/card, sementara biaya yang harus dibayar oleh pelanggan sekitar Rp. 3.000 - 7.000 untuk satu kartu ID.
  • Pro aktif menjaring konsumen, misalnya menawarkan ke kantor-kantor, ke sekolah, atau organisasi lainnya. Jangan lewatkan kesempatan-kesempatan tertentu, misalnya masa pilkada.
  • Menciptakan desain-desain yang menarik dan berkualitas. Untuk belajar tentang ragam desain kartu ID anda bisa browsing di internet, misalnya di situs bighugelabs.com, pitsis.com, idcreator.com, dan sebagainya.

Demikianlah sekilas gambaran tentang usaha percetakan ID Card sebagai tambahan portofolio bisnis percetakan anda. Salam kerja & usaha!!!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait