Mengenal Bisnis Investasi Nama Domain Situs

Dalam dunia nyata, kita sering melihat orang-orang yang menyimpan uangnya dalam berbagai macam bentuk investasi, seperti deposito bank, emas, properti, saham, dan sebagainya. Sementara di dunia maya juga ada berbagai jenis investasi, salah satunya yang sering dilakukan oleh para master bisnis online adalah investasi nama domain. Seperti kata-kata yang pernah diucapkan oleh Bill Gates "Domains have and will continue to go up in value faster than any other commodity ever known to man" menyiratkan bahwa nilai sebuah nama domain akan selalu bertambah tinggi dan dapat melesat lebih cepat dari produk investasi lainnya.

Hal ini sudah banyak dialami oleh orang-orang yang beruntung dalam bisnis online, misalnya Dave Hermansen yang menjual nama domain miliknya "www.bird-cage.com" seharga 1,6 milyar rupiah yang tiga tahun lalu dibeli dengan harga 17 juta rupiah.

investasi nama domain websitePadahal Mr. Hermansen bukanlah seorang pebisnis kandang burung, tetapi melihat prospek nama domain tersebut sangat potensial, maka ia berani membeli alamat website tersebut sebagai bentuk investasi online. Nama domain www.komputer.com pada tahun 2012 lalu berpindah kepemilikan dengan harga jual sekitar 600jutaan rupiah. Jadi nama domain adalah hal yang amat penting dalam dunia online. Seperti apakah gambaran investasi bisnis dalam kepemilikan nama domain di dunia internet? Silahkan simak uraian singkatnya berikut!

Mengenal dan Memilih Nama Domain
Nama domain pada dasarnya adalah suatu cara bagi pengguna internet dalam mengingat sebuah alamat internet (Internet Protocol Addres) dari sebuah situs. Setiap alamat situs internet biasanya dinyatakan dengan deretan angka, contohnya 74.125.43.104 yang merupakan alamat IP milik Google. Jadi orang-orang akan lebih mudah mengetik dan mengingat nama www.google.com daripada menghafal deretan angka tersebut. Ketika pengguna internet mengetik nama google.com pada browsernya, maka server akan secara otomatis mengarahkan ke alamat IP 74.125.43.104.

Setiap nama domain diakhiri dengan ekstensi tertentu, antara lain: com (komersial), net (jaringan), org (organisasi), info (informasi), biz (bisnis), tv (televisi), dan sebagainya. Dari sekian ekstensi nama domain tersebut yang paling populer digunakan adalah (dot) com, maka dalam investasi nama domain ini harus sedapat mungkin memilih akhiran (dot) com. Untuk membeli sebuah nama domain (www.............com) tidaklah terlalu mahal, rata-rata 100ribu rupiah per tahun. Anda bisa membeli nama domain di berbagai provider baik lokal maupun internasional, misalnya di indowebsite.net, namecheap.com, godaddy.com, eazysmart.com, dan lainnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih nama domain sebagai bentuk investasi online anda, diantaranya: 
  • Usahakan pilih nama domain dengan satu atau dua kata yang umum dipakai dalam sehari-hari. Beberapa nama domain berikut sudah dimiliki oleh para investor online dan ditawarkan untuk dijual bagi yang tertarik dengan harga selangit.  Tertawa.com ditawarkan dengan harga $150.000 (Rp 1,4 Milyar), KantorKita.com seharga $2395 (Rp 22,7 juta), dan Gembira.com dipatok dengan nilai $2.190. Namun sayangnya, ketersediaan nama-nama domain yang memakai satu kata sudah sangat terbatas. Oleh karena itu, anda harus berkreasi merangkai dua kata yang bisa menciptakan kesan nama domain yang menarik. Selain itu, anda sebaiknya juga mencoba membeli nama domain dari kosa kata bahasa gaul yang tercipta seiring perkembangan zaman di masyarakat atau nama domain dari istilah bahasa daerah yang sedang populer secara nasional.
  • Hindari membuat nama domain yang terkait dengan nama sebuah produk atau perusahaan, karena bisa dituntut dan diajukan ke meja hijau dengan tuduhan mendompleng kepopuleran dan membingungkan konsumen. Misalnya domain hai-sony.com identik dengan perusahaan Sony.
  • Buat nama domain dari kreasi kata yang anda ciptakan. Meskipun kata yang anda ciptakan masih terasa janggal, namun bila kata itu simple dan mudah diucapkan, maka suatu saat akan dapat bernilai ratusan juta rupiah dengan modal seratus ribu rupiah per tahun.
  • Selain itu, ada baiknya anda juga mengincar nama-nama domain yang yang mempunyai expired traffic (domain yang tidak diperpanjang tetapi masih memiliki traffic di search engine). Untuk mencari informasi ini, anda bisa kunjungi JustDropped.com; DomainsNext.com; FreshDrop.net; dan sejenisya.

Memulai Melakukan Bisnis Nama Domain
Setelah anda membeli dan memiliki satu, puluhan, atau bahkan ratusan nama domain (tergantung modal), maka selanjutnya memulai menjadikan nama domain tersebut sebagai sumber penghasilan di internet. Ada tiga hal yang biasanya dilakukan untuk memonetize nama domain tersebut. Pertama adalah menjadikan nama domain anda memiliki fungsi tersendiri sebagai sebuah situs yang aktif, misalnya toko online dan blog.

Yang kedua adalah parkir domain. Domain terparkir adalah nama domain yang tidak aktif, atau boleh dibilang sebagai sebuah website yang tidak ada isinya (hanya ada satu halaman sebagai landing page). Untuk mendatangkan uang dengan Parking Domain, anda bisa mendaftarkan nama domain anda ke jasa parkir domain (Parking Company), misalnya Sedo.com; Namedrive.com; DomainSponsor.com; TrafficZ.com; 1plus.net; dan lainnya. Setelah nama domain anda diterima, maka mereka akan memasangi situs anda dengan deretan iklan milik Google. Setiap pengunjung mengklik iklan, maka anda dan perusahaan parkir domain tersebut akan mendapatkan dollar yang besarnya tergantung harga iklan yang diklik pengunjung situs. Uang yang terkumpul ($20-$25) umumnya akan dikirim lewat rekening Paypal anda.

Bila satu domain parkir mampu menghasilkan $2 per bulan maka dalam satu tahun menjadi $24. Biaya perpanjangan domain pertahunnya adalah $10, maka keuntungannya $14 pertahun. Jika punya 100 nama domain parkir, maka keuntungannya menjadi $1400 atau sekitar 13juta rupiah per tahun. Jadi dengan modal sekitar 10juta rupiah per tahun untuk membeli 100 nama domain, diperkirakan dapat mendatangkan keuntungan 13juta rupiah per tahun tanpa perlu melakukan banyak hal-hal yang rumit. Contoh  situs domain terparkir yang ada iklannya : selasa.com; cuek.com; cempaka.com; dsb.

Hal ketiga yang merupakan inti dari bisnis investasi nama domain adalah menjual nama domain tersebut kepada pihak-pihak yang berminat atau yang benar-benar membutuhkan nama domain tersebut, misalnya untuk kepentingan bisnisnya seperti yang sudah disebutkan di atas (www.bird-cage.com). Untuk melakukan hal ini, anda bisa lakukan pengumuman dan penawaran di berbagai forum dan blog di internet, atau lewat broker-broker jual beli domain seperti Sedo.com; Afternic.com; dan lainnya. Jika nama domain anda bagus, bukan tidak mungkin anda mendapat untung ratusan juta rupiah hanya beberapa tahun saja. Demikian sekilas gambaran tentang bisnis investasi kepemilikan nama domain, semoga dapat memberikan secercah inspirasi. Salam kerja & usaha!!!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait