Cara Promosi Produk Usaha Lewat Youtube

Youtube menjadi salah satu situs berbagi video terbesar di dunia, bahkan jika diibaratkan sebagai sebuah negara, Youtube menjadi negara terbesar ketiga di dunia dengan jumlah penduduknya (akun pengguna Youtube) mencapai lebih dari satu milyar orang. Ribuan video dengan berbagai kategori diupload tiap harinya oleh para pengguna internet di seluruh penjuru dunia.

Jutaan orang mengunjungi situs ini untuk menonton video unik, video tutorial, video hiburan, video koleksi pribadi, dan bahkan juga video bisnis. 

Contoh video di youtube oleh Guntur Adi Prasetyo
Banyak orang yang tiba-tiba menjadi selebritis dadakan berkat video yang diunggahnya di Youtube, misalnya saja Justin Bieber, Sintha Jojo, Kim Yeo Hee, dan banyak lagi. Kepopuleran situs yang dimiliki Google tersebut telah menjadi salah satu media promosi yang efektif, khususnya bagi para pengusaha kecil yang tidak memiliki budget untuk advertising di televisi. Dengan konsep freemium alias gratis, anda bisa berbagi video sebanyak-banyaknya untuk mempromosikan produk usaha anda tanpa perlu takut keterbatasan storage, biaya bulanan, dan juga kegiatan maintenance situs. Jadi sangat praktis. Lalu, bagaimana caranya mempromosikan bisnis anda dengan menggunakan media Youtube? Berikut tips-tipsnya:

1. Gunakan Fitur Channel (Saluran) Anda
Setelah anda mendaftar dan mempunyai akun Youtube, maka gunakan fitur Channel yang akan membantu anda dalam menampilkan video-video yang telah anda upload, siaran daftar putar yang telah anda buat, dan informasi saluran yang ingin anda bagikan, misalnya tautan sosial dan website. Hal ini membuat pemirsa dapat memperoleh informasi yang relevant dan lebih jelas terhadap produk bisnis anda. Gunakan fitur khusus untuk membuat Saluran Merek.

2. Buat Kata Kunci (Tag) yang Sesuai
Selain membuat judul video, kata kunci juga sangat penting dalam Youtube. Kata kunci atau tag dalam Youtube berguna untuk mempermudah mesin pencarian mengenali jenis dan isi video anda. Jika anda tidak memberikan label tag pada video anda, maka ketika seseorang melakukan pencarian video dengan kata-kata tertentu, maka video anda tidak akan muncul dalam hasil pencarian tersebut atau berada diurutan belakang, sehingga mengurangi jumlah pemirsa anda, dan akibatnya peluang peningkatan omzet usaha anda menjadi lebih kecil. Jadi saat menggunggah sebuah video, buatlah kata kunci yang tepat dan relevant, misalnya video tentang bisnis Pakaian Batik, kata kuncinya antara lain: pakaian, busana, batik, tradisional, busana daerah, baju, pakaian daerah, Indonesia, dan sebagainya. Selain itu buat uraian singkat tentang isi video anda pada bagian deskripsi video.

3. Buat Video yang Menarik
Sebenarnya Youtube melarang anda membuat video yang hanya bertujuan untuk iklan bisnis anda, apalagi hanya memanfaatkannya sebagai pengganti periklanan televisi . Jika ini dilakukan, video anda akan ditandai sebagai video yang tidak pantas (inappropriate), diberi tanda bendera merah dan mungkin akan diblok oleh Youtube. Jadi samarkan maksud promo usaha anda dengan membuat video yang tidak secara jor-joran lebih menonjolkan produk usaha anda. Misalnya anda bermaksud mempromosikan produk kosmetik anda, maka buat saja video tutorial tentang cara merias wajah dengan menggunakan produk kosmetik anda. Jadi video anda akan dianggap legal karena sebagai video tutorial yang bermanfaat bagi pemirsa. Selain itu jangan membuat video terlalu panjang. Durasi video yang baik adalah antara 10 – 15 menit. Bila anda memiliki jumlah video yang banyak, maka sebaiknya buat playlist.

4. Jangan Lupa Tampilkan Alamat Situs Anda
Mungkin beberapa pemirsa merasa tidak puas dengan penjelasan yang diberikan dalam video anda, sehingga mereka ingin mengenal lebih mendetail tentang produk usaha anda. Oleh karena itu jangan pernah lupa untuk menampilkan alamat website anda di awal dan di akhir video. Hal ini juga dapat mengakomodasi para pemirsa yang tidak dapat menonton video secara penuh dan lancar, apalagi kecepatan internet di Indonesia masih banyak yang lelet. Sehingga pemirsa yang tertarik dengan produk anda, akan langsung menuju ke alamat situs anda. Atau anda bisa juga menyertakan link website anda pada bagian deskripsi video.

5. Jadilah Customer Service yang Baik
Selain dengan menggunakan tombol good dan bad yang ditandai dengan logo jempol, para pemirsa juga bisa memberikan penilaian terhadap video anda melalui kolom komentar. Bahkan banyak juga yang memberikan komentar berupa pertanyaan-pertanyaan. Maka, jadilah seorang customer service yang baik dengan memberikan respon terhadap coment-coment yang masuk. Dengan demikian, kemungkinan mereka untuk kembali menonton video-video lain milik anda menjadi lebih besar, sehingga secara tidak langsung akan berdampak positif bagi bisnis anda. Untuk lebih memperbesar peluang ditontonnya video anda, gunakan segala fitur call to actions, misalnya: Please rate this video; Follow me on Twitter; Find me on Facebook; Subscribe to my videos, Visit my blog for more great videos; Embed this on your site; Please post your comments; Send this video to your friends; dan sebagainya

6. Monetize Video Anda untuk Menghasilkan Uang
Sambil menyelam, sambil minum air; artinya sambil berpromosi, sambil mendatangkan dollar! Video-video yang anda buat ternyata bisa menghasilkan uang dengan menjadi Publisher Adsense untuk Youtube. Setiap video yang tampil akan disisipi iklan oleh Google, dan bila iklan itu diklik oleh pemirsa, maka anda akan mendapatkan uang yang jumlahnya tergantung bid/tawaran pengiklan tersebut. Agar iklan yang muncul tidak sama dengan produk usaha anda, maka diblokir saja.

Demikian beberapa kiat yang bisa anda upayakan untuk mempromosikan produk bisnis anda via situs Youtube. Salam kerja & usaha!!!

Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Sajian Informasi Terkait